Dikira Akik Langka, Peneliti Temukan Telur Dinosaurus Berusia 60 Tahun

surabayapagi.com
Penampakan batu mineral berbentuk telur raksasa yang ternyata telur dinosaurus berusia 60 juta tahun. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para peneliti pada tahun 1883 menemukan sebuah batu mineral berbentuk telur raksasa yang dikiranya adalah akik langka di India. Namun setelah diteliti, batu tersebut ternyata adalah telur dinosaurus.

Batu yang kini berusia 175 tahun tersebut sempat dipamerkan pada tahun 2018, dan menjadi bagian dari koleksi Natural History Museum’s Mineralogy. 

Berdiameter 15 centimeter, batu berbentuk bulat seperti telur raksasa itu bagian dalamnya memiliki warna merah muda dan putih. Spesimen ini telah menarik perhatian Robin Hansen, salah satu Kurator Mineral di museum. 

“Saat saya melihat-lihat pameran, seorang dealer menunjukkan kepada saya telur dinosaurus berbentuk bulat, memiliki kulit tipis, dan ada bagian gelap di tengahnya,” kata Hansen.

“Itu adalah momen krusial ketika saya berpikir: ‘Tunggu sebentar, itu sangat mirip dengan yang baru saja kita pajang di Museum’.” jelasnya, Senin (03/04/2023).

Mineral kemudian diperiksa oleh ahli dinosaurus di museum. Mereka lalu melakukan CT Scan pada spesimen untuk menemukan petunjuk. Sayang, kepadatan batu akik membuat CT Scan tidak bisa memberikan gambaran detail yang baik.

Kendati begitu, tim setuju bahwa lapisan tipis di sekitar batu tampak seperti cangkak telur. Mereka juga menemukan bagian luar batu menunjukkan ada lebih dari satu objek yang bercampur menjadi satu.

Adapun telur diperkirakan berasal dari 60 juta tahun lalu, ketika titanosaurus menjadi dinosaurus paling umum di India. Meski ukurannya sangat besar, titanosaurus bertelur sekitar 30 hingga 40 telur.

“Spesimen ini adalah contoh sempurna mengapa koleksi museum sangat penting. Itu diidentifikasi dan dikatalogkan dengan benar sebagai batu akik pada tahun 1883 menggunakan pengetahuan ilmiah yang tersedia saat itu,” jelas Hansen.

"Baru sekarang kami menyadari bahwa spesimen ini memiliki sesuatu yang istimewa, batu akik yang telah memenuhi struktur bola ini ternyata adalah telur dinosaurus."

Menurut peneliti, struktur telur yang terbungkus batuan diduga karena aktivitas vulkanik sehingga membuat telur mengeras. Struktur internal telur pada akhirnya membusuk, dan air kaya silika menembus batu serta masuk ke rongga telur, menciptakan spesimen batu akik yang kita lihat saat ini. dsy/kmp

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru