Gubernur Jatim Terima Titipan Bantuan Paket Sembako Dari Yayasan Bhakti Persatuan

surabayapagi.com
Yayasan Bhakti Persatuan dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya yang dipimpin oleh Alim Markus, memberikan bantuan sosial dan diterima secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di halaman Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (11/04

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka turut memberi sapaan sosial di bulan Ramadhan 1444 Hijriah, Yayasan Bhakti Persatuan dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya yang dipimpin oleh Alim Markus, memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Jawa Timur yang membutuhkan. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di halaman Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (11/04/2023) siang.

Gubernur Khofifah mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan niat yang mulia, karena rombongan tim Paguyuban Masyarakat Tionghoa dan pengusaha Tionghoa mau bersama-sama menyatukan energi untuk berkolaborasi memberikan sapaan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Pererat Ukhuwah dan Hubungan Bilateral, Khofifah dan Atase Arab Saudi Buka Puasa Bersama Ribuan Warga di Surabaya

“Ini adalah sebuah solidaritas sosial, sebuah kesetiakawanan sosial, dan ini menjadi bagian untuk bisa membangun sinergi di antara yang berkemampuan dan yang membutuhkan. Jadi insyaAllah, kami dari Pemprov bisa membantu mendistribusikan bantuan sembako ini untuk berbagai kalangan yang membutuhkan.” ungkap Gubernur Khofifah.

Dirinya juga mengharapkan agar bantuan seperti ini bisa diterima oleh semua masyarakat, khususnya warga-warga yang kurang mampu di sekitaran pabrik-pabrik di setiap daerah di seluruh Jawa Timur.

“Karena pabriknya kan ada di berbagai daerah, jadi saya harap bisa bersinergi dengan masing-masing lingkungan pabrik. Saya mohon agar mereka bisa mendapat sapaan-sapaan sosial seperti ini.” ucapnya.

Baca juga: Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Gubernur Khofifah juga mengatakan, bahwa sesungguhnya saat itu juga di halaman belakang Gedung Grahadi sedang dilangsungkan penyaluran seribu paket sembako yang diberikan Yayasan Bhakti Persatuan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar gedung Negara tersebut.

“Setelah ini, jam 1 nanti penyaluran bantuan tersebut juga akan dibagikan ke masyarakat di sekitar kantor gubernuran. Kita memang sedang berkeliling ke berbagai daerah di Jawa Timur ini untuk saling bersapa,” lanjutnya.

Baca juga: Kupluk DuwurTKSK Jabon Mendapat Apresiasi Gubernur Jatim

Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyinggung mengenai kejadian demo yang dilakukan di kediaman salah satu pengusaha Jawa Timur, yaitu pemilik brand kopi Kapal Api. Di mana mulai hari rabu 5 April lalu, beberapa mantan karyawan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), mendatangi langsung kediaman pemilik perusahaan tersebut.

Khofifah menyampaikan bahwa aksi tersebut tentu tidak diperbolehkan, karena segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan usaha, entah dalam hal penyampaian aspirasi atau sebagainya yang masih berkaitan dengan usaha, harus dilakukan di lokasi usaha tersebut.

“Saya mengikuti isu ini, apa yang disampaikan pak Alim ini memang sudah berjalan agak beberapa saat, dan harus dicari solusi yang lebih strategis serta berjangka panjang. Tidak bisa ambil shortcut. Jadi saya ingin semua pihak bisa membangun suatu komitmen bersama untuk membangun suasana usaha yang kondusif, komitmen itu harus dibangun oleh kita. Mudah-mudahan semua warga jatim ini bisa melakukan ikhtiar-ikhtiar terbaik untuk membangun Jatim menjadi provinsi terbaik dan terdepan di antara seluruh provinsi di Indonesia.” tutupnya. Dev

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru