Hari ke-11 Pendaftaran Pemilu Legislatif 2024

Nasdem Barengi PDI-P Jatim Daftar Bacaleg ke KPU

surabayapagi.com
KPU Jatim menerima Nasdem dalam pendaftaran Bakal Calon Legislatif peserta Pemilu 2024, Kamis 11/5/2023. 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dari sejumlah partai politik lolos Pemilu 2024 di Jawa Timur, baru dua partai politik yang mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum, Kamis (11//5/2024). Yakni PDI Perjuangan yang datang sekitar pukul 10.10 dibarengi Partai Nasdem yang datang hampir bersamaan 50 menit kemudian.

Pantauan di KPU Jatim, Ketua DPW Partai NasDem Jatim Sri Sajekti Sudjunadi datang bersama pengurus DPW dan para Caleg tingkat Provinsi Jatim, diarak dengan kesenian musik Hadrah, reog Ponorogo hingga barongsai. Pendaftaran ini dilakukan serentak di tingkat nasional hingga kabupaten/kota. NasDem optmisi menjadi finalis di tingkat nasional. Sedangkan di tingkat Provinsi dan kabupaten serta kota, target suara adalah minimal satu dapil satu kursi legislatif. "Partai NasDem menargetkan minimal setiap dapil (daerah pemilihan) terisi, baik di tingkat DPR RI, provinsi, kabupaten dan kota," ujar perempuan yang akrab disapa Kakak Jess ini. 

Baca juga: PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Untuk diketahui, hasil Pileg 2014 lalu, dari 11 dapil DPR RI di Jatim, meraih suara 9 kursi. Untuk provinsi, dari 14 dapil meraih 9 kursi. Sedangkan 125 anggota DPRD kabupaten dan kota di Jatim. 

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasdem Jatim Suhandoyo mengungkapkan, dari pendaftaran Bacaleg kali ini penuh dilakukan dengan cara yang sakral, karena serentak seluruh Indonesia. "Kami melakukan pendaftaran serentak seluruh Indonesia. Kita daftarkan 120 caleg secara utuh," ujar Suhandoyo.

Dari 120 Bacaleg Jatim ini, 35,3 persen terdiri dari kader perempuan. Jumlah ini tentunya melebihi batas minimal keterwakilan perempuan yang dipatok sebesar 30 persen.  "Keterwakilan perempuan kita 35,3 persen. Kita sangat memperhatikan kuota perempuan. Target di tingkat Provinsi minimal 19 kursi," katanya.

Target ini, lanjut Handoyo, sangat realistis. Karena bacaleg yang didaftarkan sudah melalui penjaringan yang selektif dari partai. Dia memastikan kalau semua caleg Nasdem nantinya merupakan yang terbaik di dapilnya. “Semua jago, akan kompetisi secara sehat diantara caleg. Tidak perlu khawatir. Calon legislatif ini orang baik semuanya,” pungkas dia.

 

Anak Mensos Risma Maju DPRD Provinsi

Sebelumnya, Ratusan massa kader PDI Perjuangan jalan kaki dari kantor Jl Kendangsari juga diiringi pawai budaya menuju kantor KPU Jatim. Hujan deras mengguyur tidak mengurangi semangat kader maupun caleg PDI Perjuangan yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistiyono dan Sekretaris DPD Sri Untari.

Kanang sapaan akrab Budi Sulistyono Plh Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim mengatakan 120 nama caleg didaftarkan di Pemilu legislatif 2024. "Untuk caleg perempuan sebanyak 30 persen lebih. Dan mereka kader kader pilihan yang siap memenangkan PDI Perjuangan bersama masyarajat Jatim," ujar Kanang, Kamis (11/5/23).

Sebagai partai petahana, PDI-P Jatim kembali menargetkan kemenangan 37 persen atau 45 kursi dari 120 kursi di DPRD Jatim. Dan ada kenaikan dibandingkan kursi Hasil pemilu 2019 kemarin 22,5 persen atau 27 kursi DPRD Jatim. “Ini menjadi kerja keras kita bersama, agar wakil-wakil kami di DPRD Jatim dipercaya rakyat,” kata Kanang.

Mantan Bupati Ngawi dua periode ini mengatakan pula dalam pengisian caleg PDI Perjuangan ada beberapa nama baru. Termasuk beberapa nama mantan pejabat Eksekutif yang akan maju selain 27 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim saat ini.

Baca juga: Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

“Ada nama Mas Whisnu Sakti Buana mantan Walikota Surabaya dan Mas Fuad (anak Mensos Tri Rismaharini) di Dapil Jatim 1. Ada nama Mas Herry Yulianto di Jatim 2, Jatim 3 ada Mas Haris Nasution (Ketua DPC Probolinggo Kota), Dapil Jatim 4 ada Pak Timbul (Bupati Probolinggo). Untuk 27 incumbent di DPRD Provinsi maju kembali, kecuali Agustin Poliana yang turun maju ke DPRD Kota Surabaya,” jelasnya.

Semantara itu Sekertaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisawarno mengaku sengaja membawa kesenian tradisional dalam pendaftaran ini. Sebagai simbol bahwa PDI Perjuangan akan all out bersama.masyatakat Jatim di Pilleg 2024 nanti. “Kami menyatukan semua kekuatan masyarakat termasuk budaya bersama sama memenangkan PDI Perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

 

KPU Jatim Tunggu Parpol sampai 14 Mei

Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur hingga Kamis (11/5/2023), baru menerima pendaftaran bacaleg dari dua partai politik yakni PDI Perjuangan dan NasDem. Sedangkan parpol lainnya menyusul sampai 14 Mei 2023.

Sejak tanggal 1 Mei diketahui memang merupakan tahapan pendaftaran bacaleg oleh parpol peserta Pemilu 2024 serta pendaftaran bacalon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pendaftaran akan berlangsung hingga tanggal 14 Mei mendatang. 

"Sampai tanggal 11 Mei ini, baru ada dua partai politik yaitu PDI Perjuangan dan Partai NasDem," kata Ketua KPU Jatim Choirul Anam saat ditemui di kantornya, Kamis siang. 

Baca juga: PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Meski demikian, terdapat sejumlah parpol yang sudah memberikan konfirmasi jadwal kedatangan mereka ke KPU Jatim. Anam merinci, pada Jumat (12/5/2023) misalnya, akan ada empat parpol yang berencana ke KPU Jatim. Yakni, PKS yang akan datang pada pukul 08.00 WIB, Partai Ummat pukul 09.00 WIB, lalu PAN pada pukul 13.00 WIB dan Partai Gelora. 

Kemudian Hari Sabtu 13 Mei 2024, rencananya akan daftar PKB pukul 14.00 WIB kemudian Partai Hanura, PBB dan Partai Gerindra berencana juga akan mendaftarkan bacaleg mereka ke KPU Jatim di Hari yang sama. 

Berikutnya, Partai Buruh menyampaikan rencana kedatangan ke KPU Jatim pada Minggu (14/5/2023). Terdapat sekitar 10 partai politik yang belum menyampaikan rencana kedatangan mereka. "Kami terus menunggu konfirmasi partai politik yang belum," tambahnya. 

Anam mengaku belum mengetahui pasti mengapa masih banyak parpol yang belum menyampaikan konfirmasi jadwal. Seperti Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, PSI, Perindo dan PKN. 

Sekalipun bukan kewajiban, namun sebelumnya Anam menegaskan jika konfirmasi jadwal kehadiran penting guna memaksimalkan pelayanan. Menurut Anam, pihaknya sudah menanyakan kepada kalangan parpol, apakah ada kendala berarti. 

Dari informasi yang diterima rupanya belum ada kesulitan yang dialami termasuk terkait Silon. Namun, beberapa parpol menyampaikan jika salah satu kendalanya adalah berkas persyaratan yang belum selesai. "Tapi, itu diluar ranah KPU. Harapan kami tetap, partai politik maupun DPD tidak datang di hari terakhir. Antisipasi crowded," jelasnya. rko

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru