SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki masa panen tanaman tebu di Kota Blitar dan sekitarnya membuat permintaan solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar meningkat. Hal tersebut juga membuat para sopir truk mengeluhkan sulitnya mencari solar di sekitar Kota Blitar.
Tak hanya itu, stok dan permintaan akan solar yang meningkat membuat antrean kendaraan yang mencari solar di sejumlah SPBU mengular sampai ke jalan. Antrean tersebut juga terjadi akibat adanya peningkatan permintaan di masa liburan sekolah.
Baca juga: Tetap Eksis Diminati Pasar, Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar Raih Omzet Fantastis
“Itu kan ceritanya lagi ada peningkatan permintaan saja mas, yang pertama karena libur panjang kemarin yang kedua adalah musim panen,” kata Section Head Communication and Relations Pertamina Patra Niaga Region Jatim-Balinus Taufiq Kurniawan, Rabu (19/07/2023).
Sementara itu, menurut data yang dimiliki oleh Pertamina Patra Niaga Region Jatim-Balinus pada Jumat (14/07/2023) lalu, tiap SPBU di Blitar menghabiskan 5.000 liter solar. Volume permintaan solar itu meningkat drastis daripada hari biasanya. Bila dirata-rata konsumsi harian mencapai 110 ribu liter solar di semua SPBU Kota Blitar.
Hal itu pun masih dianggap wajar karena tidak sampai terjadi kelangkaan. Pasalnya, solar termasuk BBM yang bersubsidi yang dijual dengan harga terjangkau,sehingga banyak diburu masyarakat.
Baca juga: Gelar Operasi Semeru 2025, Polres Blitar Kota Ciptakan Keselamatan Pengguna Jalan Raya
Hingga saat ini, masih terjadi peningkatan permintaan solar di beberapa SPBU karena musim panen masih berlangsung. Diperkirakan permintaan solar baru akan sedikit turun saat masa sekolah sudah mulai berjalan secara normal.
“Bila masyarakat tidak mau mengantri BBM subsidi, ada yang non subsidi. Barangnya selalu siap,” tutupnya.
Sebelumnya antrian panjang kendaraan terjadi Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Tanjungsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Truk, Kendaraan Umum serta mobil pribadi yang menggunakan bahan bakar solar terlihat antre di bahu jalan sekitar SPBU.
Baca juga: Stok Langka, Warga di Kota Blitar Rela Antre Beli LPG 3 KG Sejak Subuh
Panjang antrian bahkan mencapai lebih dari 200 meter. Para sopir mengaku telah antri lebih dari 2 jam demi bisa membeli solar. Antrean kendaraan yang ingin membeli solar memang terjadi di beberapa SPBU di Kota Blitar. Mulai dari SPBU Pakunden, SPBU Tanjungsari, SPBU Kebonrojo hingga Karangsari.
Antrean kendaraan juga bervariasi ada yang cukup panjang serta ada yang kurang dari 100 meter. Hampir semua supir pun juga mengeluhkan sulitnya untuk memperoleh solar. dsy
Editor : Desy Ayu