Tetap Eksis Diminati Pasar, Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar Raih Omzet Fantastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar, Tetap Eksis di Masa Kini. SP/ BLT
Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar, Tetap Eksis di Masa Kini. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menengok usaha kerajinan barongan di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ternyata masih tetap eksis dan penjualannya pun cenderung stabil. Meski demikian, untuk tetap meraih omzet fantastis, para perajin tetap harus memiliki inovasi untuk mengetahui jenis barongan yang sedang diminati pasar.

Salah satu perajin, Bayu Setyawan (33), telah menekuni kerajinan barongan jaranan selama 11 tahun dengan memproduksi barongan dan hingga kini usahanya masih eksis serta diminati pasar. Bahkan, pada bengkel kecil dari kayu dan bambu itu menyimpan puluhan barongan berbagai ukuran dan bentuk.

"Sebenarnya awalnya itu saya hanya ikut pementasan kesenian jaranan. Lalu, saya tertarik belajar membuat kerajinan barongan. Kemudian belajar selama 5 tahun, baru mulai produksi sejak 2010," katanya, Rabu (28/01/2026).

Lebih lanjut, menurut Bayu, untuk produksi barongan memakan waktu seminggu hingga satu bulan. Hal itu disesuaikan dengan ukuran dan tingkat kerumitan. Sedangkan menyoal jenis barongan itu terdiri dari mainan, untuk pentas hingga kolektor.

"Kalau harganya tergantung jenisnya, kalau untuk mainan mulai dari Rp 25 ribu yang kecil, ada yang Rp 500 ribu-Rp 1 juta. Tapi kalau untuk pentas pertunjukan gitu bisanya dari Rp 3 juta sampai Rp 5 juta, tergantung bentuknya juga," jelasnya.

Diketahui, dalam seminggu, Bayu dapat memproduksi minimal 50 biji barongan. Omzet yang didapat Bayu dari usaha kerajinan barongan rata-rata Rp 20 juta per bulan. Sedangkan untuk pemasaran, pihaknya mempercayakan pada sales yang mengambil barang untuk dijual ke tempat-tempat wisata. Selain itu, juga melalui penjualan lewat medsos.

"Saya juga terus update jenis barongan yang sedang ramai di masyarakat. Misalkan, sekarang ramai lagi barongan rampak, saya juga produksi lagi. Tujuannya agar produksi barongan terap eksis," tandasnya. bl-01/dsy

Berita Terbaru

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Sidang Perdana Kades Jenangan Ponorogo Diwarnai Kejanggalan, Barbukti Diduga Salah 

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Sidang perdana kasus dugaan korupsi tanah kas desa dengan terdakwa Kepala Desa (Kades) Jenangan, Toni Ahmadi Bin Yahmin, di Pengadilan …

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar…

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Pusat Pengolahan Sampah Terbesar TPA Benowo Surabaya Ludes Terbakar, Diduga Karena Hal Ini

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, berada di Blok 1B sisi selatan TPA Benowo, Kelurahan…

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Pengamat Hukum: Pengakuan Sekda Soeko Penuhi Syarat Jadi Tersangka Baru

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

Senin, 20 Jul 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta persidangan dugaan korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dinilai membuka peluang munculnya tersangka baru. …