SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar Pasuruan Art Street Carnival 2023 pada Rabu (30/08/2023). Uniknya pada gelaran ini, seluruh pejabat mengenakan seragam sekolah.
Ada yang berbeda pada gelaran karnaval HUT RI kali ini. Jika biasanya bolo melihat pejabat mengenakan batik atau pakaian formal lain, kali ini berbeda. Saifullah Yusuf, Wali Kota Pasuruan dan pejabat lain mengenakan seragam sekolah.
Baca juga: Lewat Kerajinan Keset dari Kain Perca, Pemkot Pasuruan Komitmen Berdayakan Penyandang Disabilitas
Gus Ipul -sapaan akrabnya- mengenakan seragam Sekolah Dasar. Kemudian Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo mengenakan seragam Sekolah Menengah Pertama. Disusul kemudian Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan, mengenakan seragam Sekolah Menengah Atas.
Ada alasan khusus mengapa para OPD ini mengenakan seragam sekolah. Gus Ipul menyebut karena sektor pendidikan menjadi sorotan penting untuk masa depan bangsa.
Baca juga: Pemerintah Kota Pasuruan melalui Satpol PP Sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
“Inilah (karnaval) tradisi turun menurun yang kita teruskan. Kami ingin memberi penekanan dan perhatian bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Pasuruan,” jelasnya.
Kata Gus Ipul, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian guru, orang tua, masyarakat dan pemerintah. Antara lain soal perundungan atau bullying, kekerasan seksual hingga intoleransi.
Baca juga: Pasuruan Street Art Carnival 2025, Jadi Momentum Dongkrak Ekonomi Kreatif
“Nah oleh karena itu tiga PR ini mari kita atasi bersama. Untuk itu pemerintah Kota Pasuruan mencoba untuk membagi kepedulian kita lewat mengenakan seragam mulai dari PAUD, SD, SMP sampai SMA. Mudah-mudahan anak-anak kita dilindungi oleh ALLAH SWT, kita lindungi dengan kebijakan dan tindakan,” tutupnya. ris
Editor : Moch Ilham