SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pimpinan Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan akan bersambang dan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin di Rusia terkait negosiasi jual beli senjata antara kedua negara.
Pertemuan itu dilaporkan akan membahas potensi memasok senjata ke Moskow untuk perang di Ukraina, dengan Rusia mengupayakan hubungan militer lebih erat dengan Pyongyang.
Baca juga: Aurus Senat, Mobil Kim Jong-un Pemberian Putin yang Tahan Ledakan Bom
"Kami dapat informasi bahwa Kim Jong Un mengharapkan diskusi ini akan terus berlanjut, termasuk keterlibatan diplomatik level pemimpin di Rusia," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSC) Andrienne Watson.
Rencana kunjungan Kim Jong Un itu diungkapkan setelah Kremlin, pekan lalu, menyatakan bahwa pihaknya berniat memperdalam 'hubungan saling menghormati' dengan Korut, salah satu sekutu dekat era Perang Dingin dan salah satu dari segelintir negara yang mendukung aneksasi Moskow atas sebagian wilayah Ukraina.
Baca juga: Bakal Picu Perang Dunia ke-3, Kim Jong-Un Tegaskan Siap Berperang Lawan Israel dan Korsel Cs
Sementara itu diketahui, akhir tahun lalu AS mengatakan bahwa Korea Utara mengirimkan roket dan rudal infanteri ke Rusia untuk digunakan oleh pasukan Wagner. Kesepakatan potensial yang sedang dibahas disebut akan memberikan amunisi yang signifikan untuk berbagai jenis sistem senjata Rusia, termasuk artileri.
"Berdasarkan potensi kesepakatan ini, Rusia akan menerima sejumlah besar dan berbagai jenis amunisi dari Korea Utara, yang rencananya akan digunakan oleh militer Rusia di Ukraina. Kesepakatan potensial ini juga dapat mencakup penyediaan bahan mentah yang akan membantu basis industri pertahanan Rusia," kata Kirby, Selasa (05/09/2023).
"Sejujurnya, tidak ada cara lain untuk melihat hal ini selain keputusasaan dan kelemahan."
Selain soal rencana kunjungan Kim, New York Times (NYT) juga melaporkan adanya lawatan delegasi Korea Utara beranggotakan 20 orang ke Vladivostok dan Moskow. Lawatan tersebut merupakan bukti bahwa Kim Jong-un serius mempertimbangkan kunjungannya ke Rusia. sb-01/dsy
Editor : Desy Ayu