Jokowi Sebut Status Tiongkok Sebagai Mitra Strategis Komprehensif

surabayapagi.com
Presiden Joko Widodo, pada KTT ke-24 ASEAN

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pada KTT ke-26 ASEAN, Presiden Jokowi Menyebut bahwa RRT merupakan salah satu dari empat mitra dialog ASEAN yang berstatus mitra strategis komprehensif.

Dalam acara tersebut Presiden Jokowi menyambut sederet hadirin dan tamu yang datang pada KTT ke-26 ASEAN. Perdana Menteri China, Li Qiang turut hadir dalam acara tersebut sebagai pemimpin negara.

Baca juga: PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

"Selamat pagi. Yang Mulia Premiere Li Qiang. Sri Baginda Yang Mulia para pemimpin ASEAN. Selamat datang di Jakarta Premiere Li," ujar Jokowi dalam pengantarnya, Rabu (6/9/2023).

Baca juga: Ajudan Jokowi, Bereaksi Rumah Bosnya Dianggap Tembok Ratapan

Jokowi pun menyatakan status China sebagai mitra strategis komprehensif. Ia pun mengatakan bahwa hal ini perlu dimaknai ASEAN dengan merealisasikan kerjasama konkrit yang saling menguntungkan.

“China adalah 1 dari 4 Mitra Dialog ASEAN yang memiliki status Mitra Strategis Komprehensif. Dan tahun ini adalah 20 tahun aksesi RRT terhadap Treaty of Amity and Cooperation," kata Jokowi.

Baca juga: Petinggi Demokrat Temui Jokowi di Solo, tak Bahas Ijasah Palsu

"Di mana hal tersebut hanya bisa dilakukan jika kita memiliki trust satu sama lain yang tentu saja harus dibangun dan dipelihara oleh semua pihak," tambah Jokowi.
Presiden Indonesia ini juga mengungkapkan bahwa, salah satu hal yang dibangun dan dipelihara yakni dengan menghormati hukum internasional. Ia juga menyebutkan bahwa kepercayaan dan kerjasama konkret dapat menjadi dorongan yang positif bagi stabilitas dan perdamaian kawasan. jk-05/Acl

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru