Laporan Penistaan Agama Pada Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Belum dicabut

surabayapagi.com
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Ponpes Darul Ilmi Ruslan Abdul Gani, yang sekaligus Perwakilan Ulama Tasikmalaya. Belum mencabut laporan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang. Ruslan ingin memastikan bahwa Panji benar-benar bertaubat.

"Belum (cabut laporan), tapi Panji Gumilang ingin bertaubat dan mengajak damai, nanti akan saya sikapi kalau dia beneran mau taubat," kata Ruslan, Kamis (21/9/2023).

Baca juga: Pemprov Jawa Barat Bersama MUI dan Ormas Bentuk Tim Investigasi Al-Zaytun

Ruslan juga menyampaikan bahwa Panji sendiri sudah menyampaikan ingin bertaubat melalui keterangan tertulis. Namun, Ruslan sendiri ingin menyimak langsung keseriusan dari pertobatan Panji Gumilang.

“Sudah memberikan pernyataan secara tertulis tapi saya ingin dengar langsung dari PG-nya dan lihat apakah benar PG mau taubat, dan insya Allah difasilitasi MUI pusat. Dalam waktu dekat saya ke Jakarta," ujar Ruslan.

Baca juga: Polemik Ponpes Al-Zaytun, Sosok Keluarga Panji Gumilang Bukan Orang Sembarangan

Selain itu, ia menyampaikan nantinya ada kesepakatan dengan Panji Gumilang agar tak lagi mengajarkan paham yang tak sesuai ajaran Islam. Kalau Panji kembali berulah, Ustadz Ruslan tak akan memberi maaf lagi.

"Ada tuntutan juga dari saya apabila melakukan keonaran dan menyebarkan pemahaman agama Islam yang tidak sesuai maka kami akan laporkan kembali dan tidak ada maaf," ujar pria yang akrab disebut sebagai Ustadz Ruslan tersebut..

Adapun Ruslan mengatakan Ponpes Al Zaytun bakal berada dalam pengawasan MUI. Sehingga segala tindak tanduk Ponpes itu dapat dipantau kalau kembali melenceng dari ajaran Islam. 

"Al Zaytun juga akan dalam binaan MUI. Jadi akan ada kontroling apabila ada ajaran menyimpang lagi maka otomatis akan ditutup," jelas Ruslan. jk-8/Acl

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru