SURABAYAPAGI.COM, Beirut - Berencana lakukan serangan besar-besaran ke pusat kelompok Hizbullah di Lebanon. Militer Israel meminta penduduk yang tinggal di 28 komunitas dekat perbatasan Lebanon untuk mengevakuasi diri.
Baca juga: Arab Saudi dan Negara Muslim Lainnya Kecam Serangan Israel ke Doha Qatar
Wilayah Dataran Golan yang menjadi wilayah sengketa antara Israel dan Lebanon dikutip dari Associated Press, Senin (16/10/2023), beberapa kali diserang rudal oleh Hizbullah.
Sementara itu, WHO meminta agar persediaan medis, bahan bakar, air bersih, makanan, dan bantuan kemanusiaan bisa segera dikirim melalui Rafah.
Baca juga: Iran Nyatakan Perang Dimulai Lawan Israel dan AS
WHO menyebut empat rumah sakit di utara Gaza tidak lagi berfungsi akibat kerusakan, dan 21 rumah sakit berada di bawah perintah evakuasi oleh Israel.
Pada 7 Oktober lalu, para pejuang Palestina dari kelompok Hamas di Gaza melancarkan serangan roket besar-besaran yang mengejutkan terhadap Israel. Hal itu mendorong Israel untuk menyatakan keadaan perang keesokan harinya dan melancarkan serangan balasan.
Baca juga: Bunker PM Netanyahu
Di pihak Israel, jumlah orang yang tewas sekitar 1.300 jiwa. Sementara di pihak Palestina, ada lebih dari 2.670 warga sipil yang dibunuh zionis selama delapan hari terakhir.
Jumlah korban jiwa di kalangan warga sipil diperkirakan akan bertambah jika Israel melakukan serangan darat ke Gaza, kota dengan wilayah yang kecil yang dan padat penduduk itu. Menurut perkiraan, serangan darat pasukan zionis akan dimulai dalam beberapa hari ke depan. ac
Editor : Redaksi