GPM Sekolah Pascasarjana UNESA Beri Pelatihan Standar Mutu Pendidikan Bagi Guru Mandarin Asal Tiongkok

surabayapagi.com
Gugus Penjaminan Mutu Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. SP/ UNESA

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa asing yang banyak digunakan. Kebutuhan akan penguasaan bahasa Mandarin semakin dibutuhkan bagi dunia industri. 

Agar tidak terjadi kesenjangan penguasaan, diperlukan guru bahasa Mandarin yang berasal dari asal negara, yaitu Tiongkok.

Baca juga: Profesor UNESA Kritik Sepinya Bandara Dhoho Kediri Akibat Tak Seriusnya Dukungan Pemerintah

Implementasi pelaksanaan pembelajaran, guru asing mengalami kendala terkait dengan standar pendidikan yang ada di Indonesia. Pemahaman tentang standar mutu pendidikan harus dipahami oleh setiap pendidikan. 

Baca juga: Khofifah Bikin SR Manfaatkan Kampus Unesa

Mencermati ini, Gugus Penjaminan Mutu Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya melaksanakan pelatihan penjaminan mutu bagi guru asing Bahasa Mandarin. 

Penjaminan mutu yang dilatihkan bagi guru guru asal Tiongkok ini terkait dengan standar proses dan penilaian. 

Baca juga: Literasi AI: Praktik Etis Proses Humanisasi Dalam Pendidikan

Kegiatan pelatihan dilaksanakan 11 November 2023 bertempat di UPT Confucius institute. Peserta pelatihan diikuti oleh 20 orang guru asing asal Tiongkok. Pelatihan dilaksanakan secara paralel terbagi sesuai dengan materi. Tim Gugus Penjaminan Mutu Sekolah Pascasarjana yang diketuai oleh Dr. Fajar Arianto, M.Pd terdiri dari Dr. Rina Harimurti, Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, Unit Three Kartini PhD, Afifan Yulfadinata M.Pd, dan Dr Hasan Subekti. Ana/fjr

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru