Perkuat Edukasi Mahasiswa Unesa, Dorong Literasi Keuangan Gen Z di Era Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya — PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan edukasi bertajuk “Literasi Keuangan Generasi Muda di Era Digital” di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan International Association of Registered Financial Consultants untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman pengelolaan keuangan yang bijak di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai 80,51 persen, sementara literasi keuangan masih berada di angka 66,46 persen. Pada kelompok Gen Z, inklusi tercatat 89,96 persen, namun literasinya baru mencapai 73,22 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara penggunaan layanan keuangan dengan pemahaman risikonya.

Head of Corporate Affairs Easycash, Wildan Kesuma, mengatakan Surabaya sebagai salah satu pusat ekonomi memiliki populasi generasi muda yang dinamis, namun tetap berpotensi menghadapi risiko finansial jika tidak dibekali literasi yang memadai.

“Kami melihat adopsi layanan fintech belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang mendalam. Karena itu, kami ingin mendorong generasi muda agar lebih paham dan bijak dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Easycash memperkenalkan dua inisiatif edukasi, yakni Modul Bijak Keuangan (MOJANG) dan ChatPindar.

MOJANG merupakan modul edukasi hasil kolaborasi Easycash bersama Asosiasi Fintech Indonesia dan IARFC Indonesia, yang dikemas dalam format ringan dan visual agar mudah dipahami oleh Gen Z dan milenial. 

Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan arus kas, cara membedakan platform legal dan ilegal, hingga pentingnya menjaga reputasi kredit.

Sementara itu, ChatPindar adalah platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan masyarakat mendapatkan informasi seputar pinjaman daring secara cepat dan akurat.

Wildan menekankan pentingnya menjaga reputasi kredit sebagai aset jangka panjang.

“Reputasi kredit adalah aset masa depan. Jika seseorang mengalami gagal bayar, rekam jejak tersebut akan memengaruhi akses layanan keuangan di kemudian hari,” jelasnya.

Dari sisi perencanaan keuangan, Director of General Financial Planning Program IARFC Indonesia, Mirzan Hasan, menyoroti tantangan generasi muda dalam mengelola keuangan di era digital.

Menurutnya, fenomena media sosial kerap mendorong gaya hidup konsumtif yang tidak terukur.

“Masalah keuangan mahasiswa bukan hanya soal jumlah uang, tetapi bagaimana menentukan prioritas. Banyak yang terjebak lifestyle inflation,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi keuangan perlu menanamkan disiplin dalam mengatur arus kas, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan pinjaman secara produktif.

Melalui kolaborasi ini, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, program edukasi serupa akan terus diperluas melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai pihak guna menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami berharap literasi keuangan dapat terus meningkat, sehingga teknologi finansial menjadi sarana pemberdayaan, bukan beban,” pungkas Wildan.by

Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…