Bupati Gus Fawait Keluarkan Instruksi Pengurangan Sampah Plastik

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM : Menindaklanjuti Surat Menteri Lingkungan Hidup terkait dengan rencana penghentian pemrosesan akhir sampah dengan sistem pembuangan terbuka (open dumping) pada tempat pemrosesan akhir sampah, Bupati Jember, Gus Fawait menginstruksikan agar seluruh pihak terkait di Kabupaten Jember untuk melaksanakan pengelolaan sampah secara mandiri. Tercatat, ada beberapa kebijakan dan strategi yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Pertama, pengurangan sampah. Dalam hal ini, seluruh masyarakat Jember diwajibkan untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai. "Caranya, dengan membawa kantong/tas belanja saat melaksanakan aktivitas, meniadakan kemasan plastik dan styrofoam untuk jamuan snack, makan, dan minum pada setiap pertemuan," ungkap bupati. Termasuk menyediakan dispenser air minum di setiap pertemuan dan ruang kerja serta membawa botol minum isi ulang pada saat melaksanakan kegiatan.

Bupati juga mendorong setiap pelaku usaha untuk melakukan pembatasan timbulan sampah, melakukan pendauran ulang sampah, hingga pemanfaatan kembali sampah. "Misalnya, menggunakan kemasan yang mudah diurai oleh proses alam dan menimbulkan sampah sesedikit mungkin, menarik kembali sampah dari produk dan kemasan produk untuk didaur ulang melalui mekanisme pengumpulan mandiri atau bekerja sama dengan pihak lain," ulas Gus Fawait. Termasuk Menyusun rencana pemanfaatan kembali sampah.

Kedua, penanganan sampah. Bupati Jember menegaskan bahwa seluruh pihak wajib melakukan pemilahan dan pengumpulan sampah dengan menyediakan tempat sampah terpilah. "Seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, pemdes, BUMN, BUMD, klinik, perguruan tinggi, hingga pelaku usaha wajib menyediakan fasilitas tempat penampungan sementara (TPS) dan melakukan pengolahan sampah mandiri," terangnya.

Sementara itu, pengelolaan sampah khusus masyarakat dibagi menjadi dua, untuk kawasan pemukiman perkotaan dan permukiman pedesaan. "Untuk Kawasan perkumiman perkotaan, dilakukan pengangkutann sampah terpilah dengan jadwal tertentu oleh dinas PRKP dan lingkungan hidup," jelasnya. Sampah mudah terurai seperti sisa makanan, sayur, dan buah dengan metode seperti lubang biopori, compost bag, ember tumpuk, dan sejenisnya.

"Untuk Kawasan permukiman pedesaann, pengelolaan sampah mudah terurai seperti sisa makanan, buah, dan sayur dengan menggunakan metode pembuatan juglangan," katanya. Lalu, sampah mudah digunakan kembali dapat dimanfaatkan dengan cara disalurkan melalui bank sampah, digunakan Kembali menjadi bahan bekas yang berguna, hingga didaur ulang.

Selanjutnya, bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk gencar melakukan pembinaan dan sosialisasi. Camat, lurah, dan kepala desa diimbau melakukan sosialisasi dan pengawasan di wilayah masing-masing. Lalu, ketua RT, RW, dan kelompok masyarakat diimbau untuk berperan akitf dalam sosialisasi aktif dalam sosialisasi dan pengendalian pelaksanaan. "Sementara itu, sampah residu yang tidak dapat dikelola secara mandiri akan diangkut oleh petugas sesuai ketentuan yang berlaku," tandasnya.

Lebih lanjut, bupati menegaskan bahwa SE bukanlah satu-satunya cara yang dilakukan dalam menindaklanjuti Surat Menteri Lingkungan Hidup. "Kami juga melakukan penghentian bertahap sistem open dumping di TPA Pakusari menuju controlled landfill," ungkapnya. Di mana limbah diratakan, dipadatkan menggunakan alat berat, dan ditimbun dengan lapisan tanah secara berkala. 

Selanjutnya, pihaknya melakukan penataan TPA Pakusari. Mulai penghijauan, relokasi pemulung, serta perbaikan instalasi lingkungan. "Sebagai tindak lanjut dari arahan kementerian, TPA Pakusari diarahkan menghentikan sistem open dumping dan beralih menuju sistem pengelolaan yang lebih tertata dan ramah lingkungan," tandasnya. rko

Berita Terbaru

HUT Bhayangkara ke-80: Polres Blitar Kota Komitmen Lebih Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

HUT Bhayangkara ke-80: Polres Blitar Kota Komitmen Lebih Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

Rabu, 01 Jul 2026 15:17 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di Halaman Pemkot Blitar, Rabu (1/7/2026), diikuti oleh seluruh a…

Usung Semangat Pengabdian,  Polres Blitar Komitmenkan Pelayanan Masyarakat dan Pelayanan Terbaik

Usung Semangat Pengabdian,  Polres Blitar Komitmenkan Pelayanan Masyarakat dan Pelayanan Terbaik

Rabu, 01 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, pada Rabu…

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat dan Humanis

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat dan Humanis

Rabu, 01 Jul 2026 15:14 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang di gelar di Halaman Pemkot Blitar, Rabu (1/7/2026), di ikuti seluruh…

Hari Bhayangkara ke-80, Blegur Prijanggono : Polri Terus Jadi Teladan Kebangsaan yang Berpihak Rakyat

Hari Bhayangkara ke-80, Blegur Prijanggono : Polri Terus Jadi Teladan Kebangsaan yang Berpihak Rakyat

Rabu, 01 Jul 2026 14:49 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat penting bagi Kepolisian Republik Indonesia untuk terus memperkuat pengabdian k…

Bambang Pujianto: Jajaran Direksi Perumda Delta Tirta Harus Profesional Berdedikasi Tinggi

Bambang Pujianto: Jajaran Direksi Perumda Delta Tirta Harus Profesional Berdedikasi Tinggi

Rabu, 01 Jul 2026 14:41 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto berharap Direksi Perumda Delta Tirta diisi oleh orang yang punya dedikasi, mumpuni,…

Ruwatan Massal Festival Arca Joko Dolog, Jadi Budaya Bangsa lestari di Era Modern

Ruwatan Massal Festival Arca Joko Dolog, Jadi Budaya Bangsa lestari di Era Modern

Rabu, 01 Jul 2026 13:38 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ruwatan massal yang di adakan oleh seduluran abdi dalem Arca Joko Dolok pada tanggal 1 Juli 2026 ini bertepatan dengan Bulan Suro…