NasDem: AMIN Akui Kalah di Survei dan Materi

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni mengakui AMIN kalah di survei dan materi. Sahroni menyebut Anies dan Muhaimin akan pasrah menunggu mukjizat Tuhan. Menurutnya, tak mungkin bertarung melawan paslon yang memiliki logistik besar.

"Yang pasti AMIN nunggu mukjizat dari Allah SWT aja, survey kalah, duit nggak ada," jelas Sahroni kepada wartawan, Sabtu (6/1/2023).

Baca juga: Bos NasDem Akui Merestorasi Bangsa tak Mudah

"Secara normal mah nggak mungkin bertarung keras melawan mereka yang memilki super kekuatan lebih," kata Sahroni.

Sahroni menyerahkan sepenuhnya ke Tuhan. "Tapi semua kembali dengan adanya mukjizat dari Tuhan Yang Maha Kuasa," jelas Sahroni.

 

Baca juga: Retribusi Kios Berujung Ancaman Pasal Korupsi, Pedagang di Kota Madiun Wadul ke Partai NasDem

Bukan Contoh Etika Baik

Demikian pula, PKS menganggap wajar bila banyak pihak yang mempertanyakan soal pertemuan Jokowi-Prabowo.

"Pertama wajar Menteri bertemu Presiden. Tapi karena Pak Prabowo statusnya capres wajar juga dipertanyakan. Ini bukan contoh etika yang baik," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Baca juga: PKB-Nasdem-PKS Mereaksi Opini Jauhkan Prabowo dan Jokowi

Apalagi, jelas Mardani, pertemuan itu di malam hari dan di luar jam kerja. Sehingga membuat masyarakat bertanya-tanya terkait keberpihakan Jokowi.

"Presiden mesti menjaga marwah. Pak Jokowi bukan hanya kepala pemerintahan tapi juga kepala negara. Jaga etika. Kasihan rakyat jika pemimpin tidak jaga etika," pungkasnya. n erc/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru