Bapak dan Anak di Pasuruan Tewas Tersambar Petir saat Panen Padi di Sawah

surabayapagi.com
Kondisi bapak dan anak yang meninggal dunia karena tersambar petir dibawa ke IGD Puskesmas Rejoso. SP/ ZIZ

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dua Warga Desa Rejoso Lor tersambar Petir, Bapak dan anak Meninggal dunia di lokasi saat sedang memanen padi di tengah sawah pada Senin 8 Januari 2024 sekitar pukul 16.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, anggota Polsek Rejoso mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) warga Desa Rejoso Lor terkait korban yang merupakan bapak dan anak tersambar petir saat panen padi di sawah patokan Dusun Lirboyo, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Polres Pasuruan Gelar Pelatihan Penanganan Awal Handak atau Bondet, Siap Hadapi Ancaman di Lapangan

Adapun warga yang meninggal yakni, Shuherman (52) dan anaknya Muhammad Faisal Arif (14) yang sama-sama warga warga Dusun Sidowayah, RT. 003/005 Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Keduanya meninggal bersamaan di sawah Patokan Dusun Lirboyo Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, diketahui dari kronologi kejadian, saat itu Shuherman bersama istri Marsumi bersama dua anaknya M.Agus Susanto, serta Muhammad Faisal Arif di bantu tetangganya Baidhowi sedang memanen padi miliknya di sawah Patokan Dusun Lirboyo Desa Rejosolor Kecamatan Rejoso kabupaten Pasuruan. 

Lantas sekitar pukul 16.30 WIB, tiba-tiba cuaca mendung disertai gerimis dan terlihat kilatan suara petir, seketika mengenai Shuherman dan anaknya Muhammad Faisal Arif. Sontak, keduanya pun langsung meninggal dunia di lokasi.

Baca juga: Polres Pasuruan Berhasil Ungkap 104 Kasus, Amankan 71 Tersangka

Kemudian, M.Agus Susanto berusaha menolong adiknya (Faisal Arif) dengan cara menggendongnya, sedangkan Baidhowi menolong Shuherman. 

Panik karena tidak lekas sadarkan diri, keduanya pun segera dibawa ke IGD Puskesmas Rejoso dan naasnya, sesampainya disana, keduanya dinyatakan sudah meninggal oleh petugas.

Baca juga: Polsek Lumbang Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jatisari

Lebih lanjut, menurut Junaida Humas Polresta Pasuruan, pihak keluarga menolak untuk divisum dan jenazah pun kini dibawa ke rumah duka. 

“Sekitar 09.00 wib, di makam umum dusun Sidowayah Desa Rejosolor Kecamatan Rejoso kabupaten Pasuruan,” jelasnya, Selasa (09/01/2024). ziz

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru