SURABAYAPAGI.COM,Sampang- Untuk meningkatkan pelayanan Puskesmas Pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan gebrakkan menggelar kegiatan Minilok Lintas Sektor dan Gebyar Sub Pin Polio di awal tahun.
Kegiatan tersebut adalah salah satu bentuk ikhtiar puskesmas untuk membangun koordinasi dan meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik di tahun 2024.
Baca juga: Berhasil Lampaui Target, Gubernur Khofifah: Capaian Sub PIN Polio Jatim Tembus 105,93%
Hal itu disampaikan dr Nur Anisah selaku Kepala Puskesmas Pulau Mandangin dalam acara Gebyar Sub-Pin polio di awal tahun 2024 yang dihadiri oleh jajaran lintas sektor.
Dalam acara Gebyar SUB-PIN polio Kapolsek Kota Sampang berserta Babinsa mengapresiasi terhadap program kerja di tahun 2024. Sehingga berdampak penggalangan komitmen lintas sektor dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan Masyarakat Pulau Mandangin.
"Kami sangat mengapresiasi karena adalah giat lintor perdana yang kami hadiri di tahun 2024," kata dr Nur Anisah meniru ucapan Kapolsek AKP Tomo, Rabu (17/1/2024).
Di samping itu, banyak tokoh masyarakat setempat ikut menghadiri giat lintor tersebut. Sehingga memberikan support pada Puskesmas termuda se Kabupaten Sampang ini, untuk terus memberikan Pelayanan yang terbaik untuk Masyarakat Mandangin.
Baca juga: Dua Hari, Imunisasi Polio di Jatim Sudah Jangkau 1,1 Juta Anak, tapi 11 Anak Terpapar
Tidak ketinggalan juga hadir dalam kegiatan Gebyar SUB PIN yang berlangsung lancar dan meriah. Dibuka oleh PJ Kepala Desa Pulau Mandangin, Chairul anam mendapat mendukungan antusias warga. Pada kesempatan itu juga Kepala Dusun (Kasun) dan jajarannya turun hadir memberikan tetes polio secara langsung ke balita.
"Kami sangat mengapresiasi giat SUBPIN POLIO yang digelar oleh Puskesmas.Kedepan apapun kegiatan yang digelar puskesmas kami siap untuk mendukung, "ujar Nur Anisah menirukan ucapan H. Habibul Kamal yang merupakan kepala dusun barat. Menurut H. Habibul melalui Kepala Puskesmas Mandangin akan terus belajar untuk berbenah dalam kebaikan, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Mandangin.
Baca juga: Dokter: Gejala Polio Kerap Muncul tanpa Disadari
Nur Anisah menyinggung ditengah-tengah berita kurang mengenakkan terkait keresahan kader terkait honor yang diterima yang setelah diklarifikasi bahwasannya hal tersebut adalah miss komunikasi.
Pihaknya Kepala Puskesmas telah melakukan evaluasi internal bersama para kader dan petugas puskesmas yang terkait.Setelah diklarifikasi ternyata memang ada kesalahpahaman informasi yang diterima oleh kader.
"Sudah selesai mas,kami juga melibatkan kepala desa untuk evaluasi dan klarifikasi terkait hal ini,Alhamdulillah sudah diluruskan bawasannya semua ini terjadi karena kesalahpahaman saja, ambil positifnya dan akan kami jadikan evaluasi utk perbaikan kinerja kedepan,"ujar dr Anisah.gan
Editor : Redaksi