Didapuk Jadi Bapak Koperasi, Pj Wali Kota Ali Kuncoro Beri 6 Kiat Sukses Koperasi

surabayapagi.com
Penjabat (Pj) Wali Kota Moh. Ali Kuncoro saat menerima selempang Bapak Koperasi dari duta koperasi Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Penjabat (Pj) Wali Kota Moh. Ali Kuncoro dikukuhkan sebagai Bapak Koperasi Kota Mojokerto. Predikat tersebut disematkan sebagai lambang apresiasi tertinggi dalam mengawal kemajuan koperasi di Kota Mojokerto.

Pengukuhan dilakukan saat pembukaan pelatihan penyusunan laporan keuangan koperasi (RAT), di Pendopo Sabha Mandala Madya, Senin (22/1/2024).

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota mengatakan kegiatan pelatihan ini dalam rangka melaksanakan amanah Undang-undang nomor 25/1992 tentang perkoperasian. Ia berharap, kedepan koperasi tetap tumbuh berkembang dan harus bisa menyesuaikan diri dengan peradaban zaman.

"Saya tekankan kepada Diskopukmperindag, tolong kedepan penekanannya jangan berpedoman pada jumlah koperasi tapi lebih kepada kualitas koperasinya, karena target nasional harus tumbuh 500 koperasi modern," tegasnya.

Mas Pj juga memberikan kiat jitu "6-Si' untuk mengembangkan koperasi yang berkualitas, diantaranya yakni Kompetensi, Diversifikasi, Kolaborasi, Kontribusi, Digitalisasi dan Regenerasi.

Pj Wali Kota Ali Kuncoro

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

"Kenapa regenerasi juga masuk?, karena tahun 2045 nanti kita akan menyongsong Indonesia emas, kita  harus mulai merekrut anggota koperasi milenial sebab merekalah kedepan yang akan memandu negeri ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan pelatihan ini bertujuan agar seluruh koperasi di Kota Mojokerto mampu menyusun laporan keuangannya secara rutin tiap bulan atau triwulan. 

"Ini agar segera di input dan diintegrasikan pada aplikasi induk Koroena (Koperasi Roda Ekonomi Nasional) sehingga tingkat kesehatan koperasi bisa terus terpantau termonitor setiap saat," terangnya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

Saat ini lanjut Ani, total jumlah koperasi Kota Mojokerto sebanyak 204. Dengan rincian, kategori sehat sebanyak 58, cukup sehat sebanyak 37, dalam pengawas sebanyak 45 dan dalam pengawasan khusus sebanyak 61. 

"Untuk kategori koperasi sehat mengalami peningkatan cukup signifikan jika dibandingkan tahun 2022 lalu, dari semula 19 koperasi saja, meningkat drastis menjadi 58 di tahun 2023," pungkasnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru