SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - SMP Negeri 1 Sukodono sebagai sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten menerima bantuan tempat sampah dobel fungsi yakni untuk sampah kering dan basah, hasil karya tugas akhir siswa SMK 1 Krian. Selasa (20/2) kemarin.
Pemberian tempat sampah jumbo dobel bak untuk sampah kering dan basah yang berbahan baku besi ini sebagai dukungan bagi sekolah Adiwiyata untuk SMP Negeri 1 Sukodono, sekaligus mengenalkan jenjang sekolah lanjutan yakni SMK 1 Krian sebagai sekolah menengah kejuruan yang punya berbagai produk ketrampilan diantaranya hasil karya bidang teknik mesin dan pengelasan.
Baca juga: Sedot Perhatian Pengunjung, SMP Negeri 1 Sukodono Tampilkan Budaya Khas Aceh
"Kebetulan kami alumni dari SMPN 1 Sukodono, sebagai hasil karya tugas akhir kami di sekolah kejuruan, maka bantuan ini kami persembahkan TPM bak sampah sebagai salah satu dukungan SMK 1 Krian kepada SMPN 1 Sukodono dalam pengembangan program sekolah Adiwiyata yang berwawasan ramah lingkungan" ujar salah satu siswa alumni.
Serah terima bak sampah tersebut dilakukan di depan sekolah dan tanda tangani oleh Waka Kesiswaan Ahmad Toha.
Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sukodono, Plt Achmad Lutfi melalui Humasnya, menyambut baik bantuan tong sampah dari siswa SMK 1 Krian tersebut, " Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan ini" ujar Nunuk sriasih Humas SMPN 1 Sukodono.
Baca juga: Tari Ladu Pasar Legi SMPN 1 Sukodono Optimis JuaraiĀ KISI 2024
Lebih lanjut juga disebutkan, dalam mewujudkan sekolah ramah lingkungan melalui program Adiwiyata. Para siswa solid dan kompak bekerja sama dalam kelompok kerja (Pokja) masing masing diantaranya pokja green house, pokja kebersihan juga Pokja sanitasi membentuk semangat kolaborasi.
Sehingga meraih predikat sekolah Adiwiyata kabupaten yang selanjutnya berusaha keras untuk mewujudkan SMPN 1 Sukodono bisa mewakili Kabupaten Sidoarjo menyandang predikat Adiwiyata tingkat provinsi.
Implementasi Adiwiyata di SMPN 1 Sukodono ini, begitu luar biasa sebagai bentuk kepedulian seluruh siswa dan para guru pendidik terhadap lingkungan.
Salah satu program utama sekolah, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan dan tanggung jawab atas kelestariannya, saat ini siswa juga belajar keterampilan melakukan ecoprint, yakni membuat ketrampilan kerajinan batik bahan baku alami yang ramah lingkungan. Hdk/hik
Editor : Moch Ilham