Gudang Tembakau PTPN X Kebun Ajung Jember Hangus Terbakar saat Sahur

surabayapagi.com
Penampakan gudang pengeringan tembakau milik PTPN I Regional IV di Jember yang dilalap api dan hangus terbakar, Minggu (17/03/2024). SP/ Dok. Damkar Jember

SURABAYAPAGI.com, Jember - Warga di Dusun Gayasan B, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember digegerkan adanya kebakaran hebat di Gudang pengering tembakau milik PTPN I Regional IV pada Minggu (17/03/2024) saat sahur atau sekitar pukul 03.40 WIB.

Awalnya api diketahui semakin bertambah besar dikarenakan sebelah barat jalan lahan perkebunan atau banyak lahan kosong dan angin cukup kencang. Ditambah, gudang dengan ukuran 30x 80 meter terbuat dari bahan bambu dan sangat mudah terbakar.

Baca juga: Gegara Obat Nyamuk, Rumah di Kedung Anyar Surabaya Terbakar Hebat

Menanggapi laporan masyarakat sekitar, Komandan Regu (Danru) B Damkar Jember Dwi Atmoko, dengan sigap pihaknya langsung mendatangi lokasi dengan menggunakan dua unit mobil Damkar untuk melakukan pemadaman. 

"Ada satu bangunan gudang berisi penuh tembakau terbakar habis," ujarnya, Minggu (17/03/2024).

Menurut dia, api susah dipadamkan karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam gudang tersebut, lantaran berisi tembakau yang mudah dilalap si jago merah sampai merobohkan beberapa dinding bangunan gudang. 

Baca juga: Lewat Perombakan OPD, Pemkot Malang Buka Opsi Pembentukan Dinas Damkar

"Penyebab terjadinya kebakaran gudang tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," papar dia.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sedangkan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran gudang pengeringan itu diprediksi mencapai ratusan juta rupiah. 

Baca juga: Gudang Oli dan Ban di Balong Ponorogo Terbakar, Dua Petugas Damkar Jadi Korban

"Kalau tidak salah selesai dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB," ungkapnya.

"Untuk itu, kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala jenis potensi kebakaran dan harus ikut berperan aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran," lanjut Dwi. jbr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru