SURABYAAPAGI.com, Jombang - Kebakaran baru saja melanda pabrik, tempat usaha pembuatan jajanan tradisional yang berada di Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang terbakar, Minggu (24/03/2024) sekitar sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Menurut keterangan Burhan, para karyawan pabrik kerja lembur hingga pukul 00.30 WIB. Setelahnya itu mereka pulang ke rumah masing masing. Sekitar pukul 02.30 WIB, pemilik usaha mengetahui lewat CCTV bila ada percikan api dari dalam lokasi pabrik yang makin lama makin membesar.
Baca juga: Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir
Melihat kobaran api makin besar, Rohman berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat membesar.
"Pemilik usaha berteriak meminta tolong warga sekitar untuk membantu memadamkan api dan berusaha menghubungi pemadam kebakaran," kata Burhan, Minggu (24/03/2024).
Melihat api berkobar semakin besar, para warga pun berduyun-duyun membantu seraya menunggu petugas pemadam datang ke lokasi. Mereka melakukan pemadaman dengan peralatan alakadarnya.
Tak lama berselang, sejumlah petugas dari Polsek Jogoroto dan dua unit mobil damkar (pemadam kebakaran) mendatangi lokasi. Secara sigap, petugas PMK (Pemadam Kebakaran) menyemprotkan air ke titik api.
Baca juga: Pasar Burung Srijaya di Kota Madiun Terbakar: 4 Kios dan Puluhan Burung Ludes Tak Tersisa
Beruntung, sekitar pukul 02.55 WIB, si jago merah berhasil dipadamkan oleh petugas serta tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan pabrik milik Abdul Rohman Sholeh (40) tersebut. Namun diperkirakan, untuk total kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta.
Sementara itu, Eka Agus Setyawan, komandan regu Pos Pemadam Kebakaran Mojoagung Jombang menduga, titik api pertama kali muncul dari sisa pembakaran kayu yang belum padam namun sudah ditinggal pulang oleh karyawan ketika lembur.
Baca juga: Harga Kedelai Naik di Jombang, Pengelola Bisnis Tahu: Biasa Aja, Tidak Berdampak
“Selanjutnya tanpa disadari bara api menyala kembali dan menyambar gas LPG yang berada di sekitar tungku penggorengan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil sekitar Rp 5 juta,” ujar Eka.
Tak lupa, melihat insiden kebakaran yang kerap terjadi. Damkar Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kebakaran, baik itu kebakaran rumah maupun kebakaran lahan dan hutan.
“Kami imbau jangan membuat sumber api maupun meninggalkan sembarangan. Selain itu tolong jika bepergian rumah dicek dulu,” imbaunya. jbg-01/dsy
Editor : Desy Ayu