SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk - Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna menyapa warga Kecamatan Jatikalen dalam Safari Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Sri Handoko mengajak masyarakat untuk bersama-sama guyub rukun membangun Nganjuk.
Baca juga: Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran
Selain itu, Sri Handoko juga membeberkan nilai data pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bayu.
Sri Handoko, mengatakan melalui momentum Safari Ramadan ini diharapkan akan semakin mempererat tali silaturahmi, sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat.
Dengan begitu rasa memiliki dan kecintaan terhadap Kabupaten Nganjuk akan tumbuh.
Perekonomian dan pembangunan di Kota Bayu pun meningkat.
Baca juga: Momentum Safari Ramadhan, Bupati Nganjuk Pastikan Gabah Petani Terserap Rp 6.500 per Kilogram
"Safari Ramadan ini bisa kita jadikan selain mempererat silaturahim, juga medium berkomunikasi. Melihat langsung kondisi lingkungan masyarakat. Bila ada kekurangan, kami juga bisa tahu dan dapat melakukan evaluasi," katanya, Sabtu (23/3/2024).
Di hadapan warga, dia menyebut nilai data pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bayu mengalami peningkatan. Bahkan di atas nasional dan Provinsi Jawa Timur.
"Tingkat pertumbuhan ekonominya Nganjuk 5,40. Sedangkan di Nasional 5,04, di Provinsi hampir 5, yakni 4,9. Artinya kita melihat ada sebuah potensi yang luar biasa di Kabupaten Nganjuk," sebutnya.
Baca juga: Shalat Tarawih Bersama Warga, Wali Kota Mojokerto Awali Safari Ramadhan 1447 H
Untuk itu, ia mengajak pemerintah desa dan masyarakat menggali dan meningkatkan potensi unggulan yang ada di masing-masing wilayah.
Pj Bupati juga menyerahkan tali asih kepada Masjid Baiturrahman, bantuan kepada yatim, duafa, serta sejumlah masyarakat.
Sebagai informasi, kegiatan Safari Ramadan ini juga dihadiri oleh Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Baznas Nganjuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kemenag Nganjuk, Camat, Forkopimcam Jatikalen, dan Kepala Desa se Kecamatan Jatikalen. Ng-01/ham
Editor : Moch Ilham