Disporabudpar Nganjuk Upayakan Wayang Timplong Masuk WBTB Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wayang Timplong sebagai kesenian tradisional khas Nganjuk terus diupayakan agar tetap lestari. SP/ NGJ
Wayang Timplong sebagai kesenian tradisional khas Nganjuk terus diupayakan agar tetap lestari. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) telah berkomitmen mengupayakan Wayang Timplong yang merupakan kesenian tradisional khas Nganjuk dapat masuk dan ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional.

Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Nganjuk, Amin Fuadi mengatakan, pihaknya telah memulai proses pendaftaran wayang timplong sebagai WBTB nasional sejak beberapa tahun terakhir. Pihaknya juga optimistis wayang timplong nantinya dapat ditetapkan sebagai WBTB nasional sehingga lebih dikenal luas dan mendapat pengakuan resmi secara nasional.

"Dari pendataan dan pengumpulan persyaratan-persyaratan sedang dilakukan. Memang tidak mudah dan tahapannya banyak. Wayang timplong merupakan identitas budaya lokal yang harus dijaga keberadaannya," ungkap Amin, Senin (18/05/2026).

Selain proses pengajuan WBTB, Disporabudpar juga berupaya menjaga keberlangsungan ekosistem kesenian wayang timplong, baik dari sisi perajin maupun dalang. Amin menekankan pentingnya regenerasi agar kesenian tersebut tidak punah. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Disporabudpar tetap berusaha memperluas ruang tampil bagi wayang timplong. 

Salah satunya dengan melibatkan kesenian tersebut dalam berbagai event daerah maupun kerja sama dengan berbagai pihak. Tak hanya itu, pengenalan wayang timplong kepada generasi muda juga menjadi fokus utama. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah hingga menyisipkan materi tentang wayang timplong dalam pembelajaran.

"Kami dorong agar wayang timplong lebih sering tampil di pameran dan kegiatan budaya. Semua pihak harus berperan, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal. Dengan begitu, wayang timplong tidak hanya bertahan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga tetap hidup dan berkembang di masa depan," imbuh Amin. ng-02/dsy

Berita Terbaru

BTT Melonjak dari Rp2 Miliar Jadi Rp13,52 Miliar, DPRD Kota Madiun Ingatkan Pemkot

BTT Melonjak dari Rp2 Miliar Jadi Rp13,52 Miliar, DPRD Kota Madiun Ingatkan Pemkot

Selasa, 01 Sep 2026 12:37 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Delapan fraksi DPRD Kota Madiun akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 u…

Anggarkan P-APBD 2026, Pemkab Situbondo Prioritaskan Pembangunan Jalan

Anggarkan P-APBD 2026, Pemkab Situbondo Prioritaskan Pembangunan Jalan

Selasa, 01 Sep 2026 12:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya percepatan pemerataan ekonomi serta peningkatan konektivitas antardesa termasuk mobilitas barang di sektor…

Bagikan Bantuan Beras 800 Kilogram, Pemkot Surabaya Libatkan Karang Taruna

Bagikan Bantuan Beras 800 Kilogram, Pemkot Surabaya Libatkan Karang Taruna

Selasa, 01 Sep 2026 11:56 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya kembali membagikan bantuan beras sebanyak 800…

Tingkatkan Luas Tanam, Pemkab Probolinggo Genjot Gerakan Tanam Padi

Tingkatkan Luas Tanam, Pemkab Probolinggo Genjot Gerakan Tanam Padi

Selasa, 01 Sep 2026 11:52 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan luas tanam sekaligus bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan, Pemerintah…

Lewat Konsep Pentahelix, Pemkab Pamekasan Perkuat Ekosistem Usaha Perikanan

Lewat Konsep Pentahelix, Pemkab Pamekasan Perkuat Ekosistem Usaha Perikanan

Selasa, 01 Sep 2026 11:39 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melalui konsep pentahelix atau multi pihak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur berupaya memperkuat ekosistem…

Polemik PT JPC, Pelapor Dicecar 29 Pertanyaan

Polemik PT JPC, Pelapor Dicecar 29 Pertanyaan

Selasa, 01 Sep 2026 11:38 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun– Polemik yang membelit PT Jatim Parkir Center (JPC) kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian mulai memeriksa Aang Imam Subarkah, p…