Gedung Bekas Apotek Disulap Jadi Toko Pusat Oleh-oleh Khas Jombang

surabayapagi.com
Penampakan gedung pusat oleh-oleh di Jombang. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Gedung bekas apotek yang mangkrak kini disulap oleh Pemerintah Kabupaten menjadi toko pusat oleh-oleh khas Kabupaten Jombang. Bahkan, terdapat sekitar 80 UMKM yang telah terdaftar di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jombang. 

“Total semua ada 80-an UMKM. Kalau hari ini ada 56 produk yang sudah masuk,” jelas PJ Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Jombang, Yayuk Dwi Irawanti, Senin (29/04/2024).

Baca juga: Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Ternyata, di dalam toko pusat oleh-oleh tersebut, tak hanya menyuguhkan produk makanan dan minuman (mamin), Dekranasda Jombang juga menawarkan berbagai kerajinan yang dirakit oleh para pelaku UMKM.

“Ada sebagian produk mamin yang kita jadikan sebuah pelengkap, ini kita manfaatkan, semoga UMKM di Jombang bisa memanfaatkan tempat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Sugiat mengatakan, dibukanya Dekranasda ini merupakan salah satu upaya Pemkab Jombang untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrim.

Baca juga: Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

“Ekonomi kreatif harus kita dorong untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrim,” tandas Sugiat.

Dikatakan Pj Bupati Jombang, ekonomi kreatif bisa membuat para pelaku tidak bergantung satu sama lain.

“Meningkatkan ekonomi kreatif bisa kita intervensi agar membuat ibu-ibu rumah tangga tidak menggantungkan penghasilan suami,” ungkap Sugiat.

Baca juga: Tetap Eksis Diminati Pasar, Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar Raih Omzet Fantastis

Lebih lanjut, Pj Bupati Jombang pun berjanji, ke depan bakal direncanakan pembangunan gedung Dekranasda yang lebih besar dan strategis.

“Ini kan gedung bekas apotek yang merupakan aset Pemda. Nanti kita rencanakan untuk membangun yang lebih besar sehingga produk di Jombang khususnya kerajinan-kerajinan ini bisa dikenal dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutupnya. jbg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru