SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Seorang warga Ngawi ditemukan meninggal dunia tersengat jebakan tikus beraliran listrik di area sawah milik petani lain di Desa Lego Kulon Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi, Minggu (5/5/2024) pagi.
Korban adalah Kasiran (51) warga Desa Tawun Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Dia bekerja di sawah milik Joyo Sudarmo (60) warga Desa Kandangan Ngawi. Kasiran diduga tersengat jebakan tikus yang dipasang oleh Suparman (59) warga Desa Kartoharjo Ngawi, yang sawahnya bersebelahan dengan tempat kerja Kasiran.
Baca juga: Petani Cabai di Ngawi Rugi Besar, Harga Anjlok Diterjang Hujan Deras
Kasiran pertama kali ditemukan oleh Suparman yang hendak mengecek tanamannya. Usai mematikan listrik untuk jebakan tikus, dia terkejut ada seseorang yang tergeletak di sawahnya. Di tangan korban terdapat kawat jebakan tikus. Suparman pun langsung melapor ke perangkat desa. Pihak kepolisian pun mendatangi lokasi. Kini, Suparman dibawa ke Polsek Padas Ngawi untuk dimintai keterangan.
Baca juga: Wisata Waduk Pondok Ngawi, Simbol Harmoni Antara Alam dan Teknologi
‘’Kami datang ke lokasi, kami bawa jenazah korban ke RSUD dr Soeroto Ngawi. Korban pekerja sawah milik petani lainnya. Sementara pemilik sawah kami mintai keterangannya kasus ini ditangani Polsek Padas Ngawi,” kata Iptu Harli Prabowo Kanit Pidum Satreskrim Polres Ngawi.
Baca juga: Bocah Usia 3 Tahun Tewas Tersengat Aliran Listrik Gardu PLN yang Terbuka
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni berupa transformator dan kawat jebakan tikus. Polisi masih memeriksa Suparman, si pemilik sawah yang memasang jebakan tikus beraliran listrik itu. Jika terbukti bersalah maka Suparman terancam hukuman penjara selama 5 tahun. Ng-01/ham
Editor : Moch Ilham