SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menjalin kerja sama untuk pembangunan ruang hijau di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman tentang Kemitraan Pembangunan Ruang Hijau di Wilayah Ibu Kota Nusantara di Kantor Otorita IKN, Jakarta, Senin (27/5).
Baca juga: Dianggap Bermasalah, Tambahan Anggaran OIKN Rp 14,92 Triliun Ditolak DPR
Dikutip dari siaran pers OIKN, penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi pedoman untuk kerja sama dalam pembangunan ruang hijau di wilayah Ibu Kota Nusantara, meliputi kawasan lindung dan kawasan budidaya pertanian untuk mendukung ketahanan pangan.
Kerja sama ini bertujuan untuk mengimplementasikan program penghijauan dari industri hulu migas oleh SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebagai upaya penghijauan pada areal yang menjadi ruang hijau di IKN, serta mendukung tercapainya prinsip pembangunan Ibu Kota Nusantara yang selaras dengan alam.
Baca juga: Kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta, Bupati Kediri Ingin Bantu Petani Dapatkan Stabilitas Harga
Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Safitri, menyatakan bahwa kerja sama ini akan menjadi kemitraan yang penting untuk memastikan Nusantara diliputi hutan yang baik, menyerupai ekosistem hutan yang sesungguhnya.
“Upaya ini kami lakukan secara inklusif, artinya tidak hanya dilakukan oleh pemerintah namun juga melibatkan seluruh pihak termasuk lembaga lain,sektor swasta, dan tentunya masyarakat,” katanya.
Baca juga: Blokir Anggaran Dibuka, Istana Wapres di IKN Mulai Dibangun
Sementara itu, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko berharap kemitraan ini akan terus berlanjut guna memberikan manfaat dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat di Nusantara.
Melalui kemitraan ini, Otorita IKN dan SKK Migas menyatakan akan berupaya untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan di wilayah Ibu Kota Nusantara.
Editor : Moch Ilham