SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, mengatakan anggaran di IKN telah dibuka blokirnya.
Basuki menjelaskan, Kementerian PU bisa melanjutkan proyek-proyek di IKN yang masih berjalan, seperti infrastruktur tol, Istana Wakil Presiden, masjid, hingga jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Pekerjaan-pekerjaan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2022, 2023, 2024 yang belum selesai, tetap dilaksanakan oleh Kementerian, baik oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk pekerjaan-pekerjaan infrastruktur jalan tol, Istana Wapres, masjid, kemudian air limbah, kemudian ada beberapa jalan yang ada di dalam kawasan KIPP, itu tetap dilaksanakan oleh Kementerian PU," kata Basuki dalam acara Kerja Sama IKN-Diaspora Network Global yang disiarkan secara daring, Rabu (23/4/2025).
Dengan dibuka blokir anggaran tersebut, Basuki mengatakan, Kementerian PU bisa melanjutkan proyek-proyek di IKN yang masih berjalan, seperti infrastruktur tol, Istana Wakil Presiden, masjid, hingga jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Pekerjaan-pekerjaan yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2022, 2023, 2024 yang belum selesai, tetap dilaksanakan oleh Kementerian, baik oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk pekerjaan-pekerjaan infrastruktur jalan tol, Istana Wapres, masjid, kemudian air limbah, kemudian ada beberapa jalan yang ada di dalam kawasan KIPP, itu tetap dilaksanakan oleh Kementerian PU," terang Basuki.
Anggaran di IKN tak Diblokir
Basuki Hadimuljono, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan para penyedia jasa dan Kementerian PU pada 15 April lalu. Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menyampaikan anggaran untuk pembangunan di IKN di kementeriannya tak lagi diblokir.
"Alhamdulillah kemarin pada tanggal 15 April ini, kami sudah kumpulkan semua para penyedia jasa dan diberitahukan oleh Ibu Wamen PU dan beberapa Dirjen-Dirjennya, bahwa semua anggaran sudah dibuka blokirnya. Ada sekitar sepuluh sekian triliun untuk PU," tambah Basuki.
Alhamdulillah kemarin pada tanggal 15 April ini, kami sudah kumpulkan semua para penyedia jasa dan diberitahukan oleh Ibu Wamen PU dan beberapa Dirjen-Dirjennya, bahwa semua anggaran sudah dibuka blokirnya. Ada sekitar sepuluh sekian triliun untuk PU," tambah Basuki. n erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham