SURABAYAPAGI.com, Kalimantan - Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai bakal melakukan uji coba taksi terbang di Samarinda, Kalimantan Timur. Pihak Hyundai sebelumnya juga sudah meminta izin Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk menggunakan bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto.
Menurut Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Mohammed Ali Berawi, dalam uji coba kali ini, Hyundai bakal menggunakan taksi terbang berkapasitas 5 orang. Sky taksi nantinya akan digunakan di IKN.
Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'
"Bulan Juli, Hyundai akan ke dengan Pemkot Samarinda untuk menggunakan Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto terkait proof of concept Taksi Terbang. Kalau yang akan diuji coba di Samarinda ini taksi terbangnya untuk 5 orang, sehingga kapasitasnya lebih besar," katanya, Selasa (28/05/2024).
Sebagai informasi, taksi terbang disebut menggunakan teknologi baterai dan mampu mengudara hingga jarak 100 kilometer. Oleh karena itu,jika ingin melakukan penerbangan dari kota Balikpapan, Kalimantan Timur ke Palu, Sulawesi Tengah, masyarakat bisa melakukan perjalanan langsung tanpa harus transit.
Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen
Pemerintah saat ini juga tengah melakukan perhitungan ekonomis agar biayanya tidak membebani masyarakat. Ali menyebut pihaknya terus melakukan evaluasi dan diskusi mengenai hal tersebut.
Selain Hyundai, Boeing melalui anak perusahaannya Wisk juga bakal mengembangkan taksi terbang dengan platform drone. Meski begitu, ia mengingatkan transportasi taksi terbang masih dalam tahap pengembangan dan belum sampai komersialisasi.
Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru
"Ada juga Boeing Wisk dari Amerika Serikat yang juga mengembangkan taksi terbang dengan platform drone. Taksi terbang ini masih butuh pengembangan teknologi dan aturan pemanfaatan ruang udara. seluruh dunia masih proses ini," ungkapnya. klm-01/dsy
Editor : Desy Ayu