SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Nirina Zubir, pemain film Keluarga Cemara, ingin menjadi contoh untuk masyarakat yang bersengketa dengan mafia tanah agar berani melawan. Ia bersama Kementerian ATR/BPN bertekad menggebuk mafia tanah.
Pemain film Keluarga Cemara telah bertemu dengan Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono. Usai beberapa menit bertemu AHY, Nirina melakukan konferensi pers dan seremonial penyerahan dua sertifikat tanah miliknya yang sempat bersengketa tersebut.
Baca juga: Delapan Tahun Cari Keadilan, DPRD Surabaya Dorong Penegak Hukum Tegas Tindak MafiaTanah
"Biasanya nge-MC sekarang disuruh testimoni, terima kasih banyak temen-temen media yang yang sudah nyawal kasus mafia tanah ini. Sekarang Nirina sudah dapat sertifikat dari Pak Mentri dan Pak Wamen juga lagi pembersihan mafia tanah," kata Nirina Zubir di Lobi Gedung ATR/BPN, Kawasan Sisimangaraja, Jakarta Selatan pada Rabu (29/4/2024).
Baca juga: Mafia Tanah di Surabaya, Bermetafora
Nina ingin Gebuk Mafia
"Jadikan Nirina jadi contoh banyak sekali tapi banyak yang tidak berani, tapi kan tidak bisa seperti itu. Jadi Nirina bersama Kementerian ATR/BPN ingin menggebuk mafia tanah kita bisa," ungkapnya.
Baca juga: Rumitnya Sengketa Tanah, Ada Mafianya
Dalam prosesi penyerahan itu terlihat dua buah sertifikat tanah. Sebelumnya sertifikat itu telah dipecah bahkan telah diperjualbelikan kepada pihak lain. n jk/erc/rmc
Editor : Moch Ilham