SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kambing-kambing asal Tulungagung yang paling banyak dicari justru ukuran sedang di harga Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta. Sedangkan untuk ukuran jumbo kurang diminati. Kambing-kambing tersebut banyak dikirim ke luar wilayah untuk hewan kurban menjelang Idul Adha.
Seorang pedagang kambing di Pasar Hewan Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut bernama Kholiq, mengatakan kambing besar dengan harga Rp 3,6 juta turun jadi Rp 3,3 juta.
Baca juga: Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK
"Yang paling banyak dicari maksimal harga Rp 2,5 juta. Makanya yang besar harganya turun," ujarnya saat ditemui di Pasar Hewan Kaliwungu, Jumat (14/06/2024).
Sementara itu, warga Desa Tanjung, Kecamatan Kalidawir ini menambahkan, kambing ukuran besar biasanya dicari oleh warga lokal Tulungagung. Sementara permintaan paling banyak justru dari daerah lain, seperti Jabodetabek, Surabaya dan Gresik.
Baca juga: Pascabanjir, Akses Jalan dan Layanan Publik di Tulungagung Mulai Pulih Perlahan
Kholiq mengaku sudah mengirimkan 30 ekor kambing ke wilayah Kabupaten Gresik. Dirinya juga menduga, jika warga yang berkurban tidak mementingkan ukurannya. Pasalnya, banyak konsumen yang lebih mementingkan niat berkurban dan mencari kambing dengan harga ramah di kantong.
"Yang cari kambing besar tetap ada, tapi jumlahnya terbatas. Tetap kalah dengan yang luar kota," ungkapnya.
Baca juga: Usai Ratusan Siswa Alami Keluhan Diare, SPPG di Tulungagung Dihentikan Sementara
Pedagang lainnya, Mohni asal Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan mengaku sudah mengirim 300 ekor kambing ke Bogor. Mohni mengakui, kambing yang dikirim mayoritas di rentang harga Rp 2,3 juta hingga Rp 2,3 juta. Sedangkan untuk berat rata-rata kambing sekitar 70-75 kg. Sementara untuk harga diatas Rp 3 juta jumlahnya sangat sedikit.
"Kalau di atas Rp 3 juta, beratnya di atas 80 kg. Permintaannya sedikit sekali," ungkapnya. tlg-01/dsy
Editor : Desy Ayu