SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Seorang wanita muda asal Malang, Jawa Timur Rizka Hikmawati (RH) nekat membawa kabur seorang polisi yang mendampinginya di dalam mobil usai terlibat kecelakaan di Jalan Akses Suramadu, Bangkalan, pada Selasa (18/6/2024). Diduga, aksi nekat ini dilakukan karena Rizka enggan dibawa ke kantor polisi.
Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (18/6). Saat itu, Rizka mengendarai mobil Honda Brio nopol N 1903 AAM dan melintas di Jembatan Suramadu.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon
Mobil yang dikendarai Rizka semula melaju di lajur kanan mendadak pindah ke lajur kiri. Nahas, saat itu di depannya ada motor dan tabrakan tak terhindarkan.
"Awalnya mobil tersebut hendak mendahului kendaraan di depan menggunakan lajur kiri, tapi ternyata di lajur kiri terdapat motor sehingga tertabrak," ujar Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Grandika Indera Waspada, Kamis (20/6/ 2024).
Motor yang ditabrak Rizka adalah Yamaha RX-King nopol N 2143 EAI. Motor itu dikendarai ZK, warga Desa/Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Karena tabrakan ini, pemotor terjatuh. Akibatnya pemotor mengalami luka-luka dan selanjutnya dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
"Korban dirawat di rumah sakit hingga saat ini masih dalam perawatan," terang Grandika.
Petugas yang mendapat laporan kecelakaan tersebut selanjutnya datang ke lokasi. Di sana, anggota lantas lalu masuk ke dalam mobil Brio untuk meminta keterangan Rizka.
Baca juga: Sehari Kecelakaan Roda Dua, Dua Korban Meninggal Dunia di Blitar
Namun karena panik, Rizka malah tancap gas dengan kondisi polisi masih di dalam mobil. Polisi yang masih ada di dalam mobil lalu membujuk agar kendaraan kembali ke Bangkalan.
"Iya sempat lari ke Surabaya namun petugas membujuk dan akhirnya kembali ke Bangkalan," ujar Grandika.
Meski sudah bersedia ke Bangkalan, Rizka kembali berulah, kali ini Rizka tak bersedia turun dari mobil. Padahal saat itu, kunci mobil telah disita petugas kepolisian.
Rizka sendiri berada di dalam mobilnya dan enggan keluar hingga keesokan harinya. "Yang bersangkutan terus berada di dalam mobilnya, hanya turun untuk ke kamar mandi dan minum," berber Grandika.
Baca juga: Polres Bangkalan Tangkap 5 Orang Komplotan Curanmor
Ulah itu dilakukan Rizka RH karena ia menolak pulang tanpa mobilnya. Sebab, ia bersikeras untuk pulang dengan kendaraannya.
"Kami minta (RH) untuk pulang karena korban masih di rumah sakit sehingga pemeriksaan masih menunggu korban pulih, namun pengemudi Brio menolak. Bahkan kami akan antarkan pulang juga ditolak," jelasnya.
Pihak kepolisian lalu mengirim anggotanya untuk mendatangi alamat Rizka di Malang untuk meminta pihak keluarga menjemput Rizka di Bangkalan.
"Hari ini kami kirim anggota untuk ke alamat sesuai KTP pengemudi Brio agar pihak keluarga bisa jemput ke sini," pungkasnya. ham/ril/rmc
Editor : Moch Ilham