Desa Dapet Launching Destinasi Wisata 'Alun-alun Mbah Ronggo'

Reporter : M. Aidid Koresponden Gresik
Destinasi wisata Alun-alun Mbah Ronggo di Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang yang akan dilaunching Minggu (14/7/2024). SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Pemerintah Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Gresik membangun alun-alun desa sebagai destinasi wisata. Alun-alun yang dilengkapi dengan kolam renang anak-anak dan food court itu diberi nama Alun-alun Mbah Ronggo.

Kepala Desa Dapet Siswadi mengungkapkan, pariwisata merupakan salah satu kunci pendongkrak perekonomian masyarakat karena kegiatan ini berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat. 

Baca juga: Peraih Emas SEA Games 2025, Atlet Panjat Tebing Asal Gresik Kunjungi Tempat Latihan

Alun-alun Mbah Ronggo multifungsi. Sebagai wahana wisata masyarakat sekaligus dikelilingi usaha kecil khusus warga setempat.

“UMKM khusus untuk warga Dapet. Tidak boleh ada dari warga luar desa. Kami memang membidik wisata, karena pariwisata dapat menjadi salah satu sektor ekonomi utama dalam sebuah desa. Sehingga juga akan menyumbang pendapatan asli desa dan menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif,” ucap Siswadi saat ditemui di Alun-alun Mbah Ronggo, Selasa (9/7/2024).

Baca juga: Siswi Smamsatu Gresik Sumbang Medali Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025 Thailand

Dikatakan Siswadi, di Alun-alun Mbah Rangga, juga dibangun panggung permanen untuk mewadahi anak-anak muda yang memiliki jiwa seni bisa digembleng dan dikembangkan di panggung tersebut.

“Karangtaruna memiliki grup musik New Pemuda Dapet. Kita singkat New Pemda. Besok hari Minggu kita akan launching bersama New Pemda,” imbuhnya.

Baca juga: Bupati Gresik Bangun Sekolah Rakyat Terintegrasi Berstandar Modern Pada 2026

Menurut Siswadi lahan yang digunakan untuk Alun-alun Mbah Ronggo berasal dari Tanah Kas Desa (TKD). Yang nantinya akan tetap dilakukan perluasan dengan pengelolanya BUMDes setempat. Jadi kegiatan usaha ini bakal menjadi cikal bakal berdirinya BUMDes.

“Anggaranya dari dana desa dan bantuan keuangan khusus atau BKK tahun 2023. Saya yakin destinasi wisata ini sangat diminati karena baru. Pada proses pembangunan saja antusias warga dari luar juga banyak yang mulai melihatnya. Kita harus kreatif untuk mendorong ekonomi desa biar semakin berkembang,” tutupya. grs

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru