Mengalunkan Tradisi, PCU Choir Raih Penghargaan di Ajang Internasional

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - PCU (Petra Christian University) Choir berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang 8th Singapore International Choral Festival 2024 yang digelar pada 28-31 Juli lalu. Namun lebih dari sekadar kemenangan, pencapaian ini mencerminkan dedikasi PCU Choir dalam membawa kekayaan budaya Indonesia ke panggung internasional.

Pada ajang ini, PCU Choir sukses meraih tiga penghargaan bergengsi: Gold Champion di kategori "Equal Voice (Female) 25 years and below", Gold Champion di kategori "Folklore", dan Gold 1st Runner Up untuk kategori "Mixed Choir under 25 years and below". Masing-masing penghargaan ini tidak hanya menunjukkan kualitas vokal yang luar biasa, tetapi juga kemampuan mereka dalam menginterpretasikan dan menyampaikan keindahan lagu-lagu daerah dan tradisional Indonesia.

Baca juga: Prabowo Pamerkan Perkembangan MBG di WEF 2026 di Davos

Aris Sudibyo, kepala Program Pengembangan Musik Gerejawi (PPMG) PCU yang menaungi PCU Choir, menekankan bahwa prestasi ini bukan sekadar hasil latihan intensif, tetapi juga cerminan dari dedikasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. "Kemenangan ini adalah bukti bahwa musik tidak hanya soal suara, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menghidupkan dan menyampaikan cerita dari budaya kita melalui setiap nada," ungkapnya.

Di balik kemenangan ini, para anggota PCU Choir melewati proses latihan yang menantang, terutama dalam menyiapkan repertoar yang kaya akan nuansa budaya. Lagu-lagu seperti "Bungong Jeumpa" dari Aceh, "Soleram" dari Riau, dan "Hela Rotane" dari Ambon menjadi bagian dari repertoar yang dibawakan dengan penuh penghayatan dan detail. Dengan latihan intensif selama enam bulan, termasuk latihan teknik vokal dan interpretasi emosi, para anggota choir mampu menghidupkan setiap lagu dengan sentuhan artistik yang tinggi.

Baca juga: Pekerja WNI di Online Scam Kamboja, Kini Kocar-kacir

Onny Prihantono, konduktor PCU Choir, menuturkan bahwa latihan mereka tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada bagaimana menyampaikan makna dan emosi dari setiap lagu kepada penonton internasional. “Kami ingin setiap lagu yang kami bawakan bisa menyentuh hati pendengar dan membuat mereka merasakan keindahan budaya Indonesia,” kata Onny.

Kompetisi yang diadakan oleh One Chamber Choir Singapore ini dihadiri oleh juri-juri internasional yang mengapresiasi keberagaman dan keunikan yang dibawa oleh PCU Choir. Dengan nilai yang mencapai 90 dari maksimal 100 poin, penampilan PCU Choir berhasil menciptakan impresi yang kuat di panggung internasional.

Baca juga: SBY Cemas PD III, PKS Anggap Bukan Apokaliptik

Prestasi ini bukan hanya kemenangan bagi PCU Choir, tetapi juga sebuah langkah penting dalam mempromosikan budaya Indonesia melalui musik. Aris berharap bahwa pencapaian ini dapat menginspirasi paduan suara lainnya di Indonesia untuk terus mengeksplorasi dan memperkenalkan kekayaan budaya mereka ke panggung dunia. "Musik adalah jembatan antarbudaya, dan kami bangga bisa membawa budaya Indonesia ke hadapan dunia," tutupnya dengan penuh harap. Zis

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru