Kota Mojokerto Tuan Rumah Pelaksanaan Rakor PLUT se-Jawa Timur, Ini Harapan Mas Pj Ali Kuncoro

Reporter : Dwi Agus Susanti
Pj Wali Kota Ali Kuncoro saatembuka workshop dam rakor PLUT se Provinsi Jawa Timur

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menjadi tuan rumah pelaksanaan workshop dan rapat koordinasi konsultan serta pengelola Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) se Jawa Timur, Senin (19/8/2024).

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rapat yang digelar di Gedung PLUT Maja Citra Kinarya, Jalan Kebun Agung Nomor 1, Prajurit Kulon Kota Mojokerto ini diikuti sejumlah Kepala Diskop dan UKM serta pengelola PLUT dari 8 kabupaten dan kota se Provinsi Jawa Timur. 

Rakor ini pun dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur dan dibuka oleh Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro.

Mas Pj sapaan akrab Ali Kuncoro dalam sambutannya menuturkan, suatu kehormatan Kota Mojokerto menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop dan Rakor PLUT se-Jatim. 

"Pilihan tepat, rakor yang digagas Diskop UKM provinsi Jatim ditempatkan di bumi majapahit, karena kalau dari sini resonansinya pasti sampai secara nasional," ujarnya.

Mas Pj berharap, rakor ini dapat menjadi forum bagi para stakeholder Koperasi UMKM agar bisa bertukar informasi guna meningkatkan sinergitas pelaksanaan program pengembangan usaha Koperasi UMKM. 

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

"Mumpung kumpul semua disini, mari kita urun rembuk mana yang bisa kita benchmark dan transfer knowledge sesuai kearifan lokal masing-masing daerah," ujarnya.

Sementara itu, Susanti Widyastuti mewakili Plt Kepala Diskop UKM Provinsi Jawa Timur mengatakan rakor digelar selama dua hari 19 -20 Agustus 2024 dan diikuti 60 peserta dari pengelola PLUT dari  8 Kabupaten/Kota se Jawa Timur.

Diantaranya, Kota Mojokerto, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Malang, Kabupaten Jember, Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Bondowoso.

"Rakor ini dalam rangka koordinasi program dan optimalisasi peran PLUT dalam pendampingan usaha yang inklusif kepada pelaku koperasi dan UMKM," ujarnya.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

Rakor ini bertujuan untuk memfasilitasi dan juga kordinasi bagi pengelolla PLUT di Jatim untuk bisa selaraskan kegiatan KUMKM di masa depan. Dwi

 

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru