SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Panen raya padi di area persawahan Dukuh Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, menuai tren positif. Pasalnya, padi varietas "Mantap" merupakan padi yang ditanam oleh Kelompok Tani Karya Makmur yang mampu dipanen sebanyak 10,5 ton per 1 hektar.
Pengembangan varietas Mantap merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani. Varietas tersebut diklaim memiliki tingkat produksi tinggi dan tahan Wereng Batang Coklat (WBC).
Baca juga: Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta
"Salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan petani adalah dengan peningkatan produktivitas. Seperti penanaman varietas yang unggul," jelas Tenaga Ahli Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Muhammad Syakir, Kamis (22/08/2024).
Baca juga: Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD
Diketahui, Kabupaten Ponorogo menjadi kabupaten percontohan yang menerapkan indeks pertanian (IP) 400. Dalam setahun, panen bisa dilakukan sampai 4 kali. Semakin banyak yang menanam berbagai varietas padi, akan terjadi peningkatan pendapatan petani.
"Sambil kita meningkatkan perluasan lahan pertanian, varietas ditambah, SOP diperbaiki maka akan jadi kualitas panen yang bagus. Ini suatu yang fenomenal. Memang butuh SOP yang detail misalnya saat generatif, vegetatif harus detail biar kemudian tidak ada kegagalan," ujar Bupati Sugiri.
Baca juga: 4 Paket Jalan Senilai 29,7 M Dilelang, BAPAN Minta Warga Ponorogo Ikut Awasi
Dengan capaian yang tersebut, pihaknya optimis lumbung pangan di wilayah Ponorogo bisa terpenuhi yang juga didukung berbagai upaya positif seperti, penggalian sumur bor serta pipanisasi. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu