SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Gelaran Festival Segoro Topeng Kaliwungu yang kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang. Pertunjukan tari tradisional itu berlatarkan ombak selatan Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, yang dipenuhi banyak wisatawan, baik lokal hingga mancanegara.
Sebanyak puluhan penari Topeng Kaliwungu yang terdiri pelajar di Lumajang menyajikan atraksi seni budaya berupa penampilan sendratari kolosal dengan judul karya Legenda Argasonya, penampilan Jaran Kencak, dan musik etnik oleh Nararya Etnic Percussion.
Baca juga: Diduga Pengelolaan IPAL Tak Layak, 6 SPPG di Lumajang Ditutup Sementara
"Ketiga atraksi seni tersebut disajikan di pantai yang eksotis yaitu pantai Watu Pecak," ungkap Yuli Harismawati, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Senin (26/08/2024).
Baca juga: Redam Hoaks di Medsos, Pemkab Lumajang Komitmen Benahi Komunikasi Publik
Lebih lanjut, selain untuk melestarikan budaya, gelaran Festival Tari Topeng Segoro Kaliwungu juga diharapkan bisa menjadi ajang mempromosikan sekaligus mendongkrak potensi pariwisata dan produk UMKM Lumajang kepada masyarakat domestik maupun mancanegara.
Baca juga: Dorong Ekonomi Warga, Pemkab Lumajang Prioritaskan Pembangunan Jalan
Sebagai informasi, gelaran Topeng Kaliwungu adalah Warisan Budaya Tak Benda Kabupaten Lumajang. Melalui event ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya mengangkat eksistensi Topeng Kaliwungu hingga kancah internasional, dengan menampilkan pertunjukan dan pagelaran kolosal yang melibatkan ratusan penari. lj-01/dsy
Editor : Desy Ayu