SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mempertebal kecintaan generasi muda terhadap batik Lamongan sekaligus melestarikan batik lokal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dekranasda dan Disperindag menggelar lomba desain batik khas Lamongan.
"Tujuan dari diadakannya lomba desain batik Lamongan ini adalah untuk menumbuhkan kreativitas dan kecintaan generasi milenial, generasi muda terhadap batik Lamongan," kata ketua Dekranasda Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, Minggu (22/09/2024).
Baca juga: HUT ke-702, Pemkab Blitar Gelar ‘Pisowanan Agung’ di Pendopo Ronggo Hadi Negoro
Lomba yang sudah digelar rutin dan menjadi agenda tahunan untuk melahirkan pembatik-pembatik dari segala tingkatan, yakni pelajar dan umum. Sebanyak 200 siswa tingkat SD hingga SMP sederajat mengikuti lomba desain batik Lamongan yang digelar di alun-alun kota Lamongan, kemarin.
"Ada sebanyak 200 siswa mulai tingkat SD hingga SMP sederajat yang ikut lomba desain batik khas Lamongan ini. Selain lomba ini, setelah ini juga akan dilanjutkan dengan lomba untuk umum," ujarnya.
Baca juga: Menteri PPN Tinjau Kawasan Industri Pantura
Para siswa ini bersaing menjadi yang terbaik dalam menggoreskan ide dan kreativitas mereka dalam goresan desain motif batik bernuansa khas Lamongan seperti Bandeng Lele, Melati, Daun Tembakau dan Singo Mengkok.
Lebih lanjut, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi juga turut mengapresiasi lomba desain batik yang digelar Dekranasda dan Disperindag Lamongan ini. Pasalnya, lomba desain batik pelajar bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan kecintaan terhadap batik Lamongan sejak usia dini.
Baca juga: Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan
"Batik Lamongan sudah menjadi kebanggaan warga Lamongan dan sudah banyak dipakai masyarakat Lamongan atau luar Lamongan," ungkapnya. lm-01/dsy
Editor : Desy Ayu