SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto Yth, Anda pernah bertugas sebagai Kasat Intelkam Polwiltabes Surabaya, Kapolresta Surabaya Timur, dan Kapolres Gresik.
Gambaran saya, meski Anda dilantik jadi Kapolda Jatim baru 14 Oktober 2023, Anda telah tahu peta poleksosbud wilayah Jawa Timur.
Baca juga: Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya
Apalagi sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990, Anda berpengalaman sebagai Intel.
Saya ingin laporkan kejadian menarik, anak buah Anda seorang Kanit reserse di Polsek Sukomanunggal kalah gesit endus operasional judi kasino ilegal di wilayahnya dengan saya seorang wartawan. Kanit reserse itu bernama Iptu Jumeno Warsito. Anak buah Anda mengaku cek ruko tak menemukan judi. Ini jawaban menggelikan. Tupoksi penyelidik dan penyidikan tidak ditampakan.
Saya saja wartawan yang tak punya otoritas hentikan suatu keramaian seperti di ruko Tierra SOHO blok B-09, kawasan Darmo Harapan Surabaya Barat, bisa punya rekaman praktik kasino gelap dan saksi di ruko. Fenomena apa ya Jenderal petugas itu?
Apakah pariakan "kura kura dalam perahu" berlaku di petugas reserse Iptu Jumeno Warsito?
Sebagai seorang wartawan, saya kenali cara kerjanya, antara wartawan dengan inteljen tidak ada bedanya khususnya dalam hal penggalian informasi di lapangan.
Wartawan adalah seseorang yang pekerjaannya mencari berita, dilaporkan ke redaksi untuk diolah (diedit) yang kemudian disampaikan kepada publik.
Dilihat dari cara kerjanya, antara wartawan dengan inteljen mirip. Termasuk kecepatan. Kemiripannya bila wartawan, informasi yang diperoleh untuk disampaikan kepada masyarakat. Sedang reserse dan inteljen, dilaporkan kepada atasan untuk diolah menjadi bahan intelijen negara dan tindakan hukum.
Ketika bertugas, cara kerja wartawan tidak jauh beda dengan dunia reserse dan intelijen yang menggali informasi.
Anak buah Anda di Polsek Sukomanunggal, Iptu Jumeno Warsito, menurut akal sehat saya, kurang cak-cek. Padahal kantornya hanya sekitar 1,7 km dengan lokasi yang diduga usaha kasino. Ia mengaku tidak tahu di ruko blok B-09, untuk judi. Padahal praktik judi disana telah cukup lama. Staf bos Kasino itu, pun mengakui penyelenggaraan kasino
di ruko blok B-09, cukup lama. Herannya, saya yang berkantor lebih jauh dari Polsek Sukomanunggal ke TKP ruko blok B-09, bisa mengendus dan simpan rekaman video.
Ini Fenomena apa?
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto Yth,
Karena itu dengan hasil under cover, alat bukti (video, foto dan saksi) saya melaporkan kepada Anda soal dugaan usaha judi kasino gelap di wilayah Surabaya Barat. Laporan saya melalui surat terbuka. Ini praktik kerja transparansi. Apalagi judi dan perjudian adalah penyakit masyarakat.
Tulisan di Surabaya Pagi soal judi kasino di Darmo Harapan, benar semua, A1 Semua. (Surabaya Pagi, edisi Kamis minggu lalu).
Penilaian ini justru diakui oleh beberapa pihak yang diutus Edy, bos judi Kasino yang beroperasi di Blok B-09. Melalui utusan tersebut, Edy bos judi Kasino meminta untuk menyetop pemberitaan di Surabaya Pagi. Saya keberatan.
Mengingat bagi saya, judi merupakan masalah sosial, karena melanggar norma hukum yang ada di Indonesia. Dalam perspektif hukum, perjudian adalah salah satu tindak pidana (delict) yang meresahkan masyarakat.
Baca juga: Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya
Dalam Pasal 1 UU No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian, dinyatakan bahwa semua tindak pidana perjudian sebagai kejahatan. Lha, mengapa usaha judi kasino ini sepertinya ada pembiaran? Ada Apa?
KUHAP mengatur penyelidikan. Reserse "kawan" Intelkam adalah bagian integral fungsi fungsi kepolisian yaitu mencari, mengumpulkan mengolah data (bahan keterangan) dan menyajikan informasi sebagai usaha penginderaan dan peringatan dini bagi pimpinan Polri, baik dalam bidang pembinaan maupun operasional kepolisian.
Peranan reserse dan Intelijen sebagai mata dan telinga bagi Polri, yang saya tahu dibutuhkan dari waktu ke waktu terutama dalam memberikan informasi suatu kejahatan yang cepat, tepat dan akurat. Ini sebagai bahan untuk mengambil keputusan dalam menentukan kebijaksanaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi. Terutama kejahatan.
Termasuk mengantisipasi berbagai permasalahan keamanan yang timbul, sehingga untuk mengantisipasi kondisi . Saya penasaran ada apa muncul pembiaran? Makanya kini saya membuat surat terbuka kepada Anda, sebagai pertanggungjawaban pers kepada publik yaitu menerapkan transparansi.
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto Yth
Catatan jurnalistik saya menyimpan file tentang ketegasan Jenderal Pol Sutanto, 20 tahun lalu. Kapolri saat itu saja sudah bertekad melakukan pemberantasan usaha judi dan perjudian.
Sepak terjangnya dalam menumpas segala bentuk perjudian dan premanisme tidak perlu diragukan.
Peperangan terhadap judi bahkan sudah dimulainya ketika Jenderal Sutanto, masih menjabat sebagai Kapolda, seperti Anda.
Jenderal Sutanto, setelah menjadi Kapolri melanjutkan misi membersihkan perjudian di seluruh Tanah Air. Dia bahkan mengultimatum Kapolda yang tak sanggup melaksanakan instruksinya dengan ancaman pencopotan.
Baca juga: Berharap Eks Menag Dihukum Berat
Dilansir dari berbagai sumber, Jenderal Sutanto menyandang gelar mentereng sebagai lulusan terbaik atau disebut Adhi Makayasa.
Sutanto pun pernah menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1995-1998. Sama dengan Anda pernah jadi ajudan Presiden SBY.
Setelah dipromosikan sebagai Kapolda Sumatera Utara, kepemimpinan Sutanto di Sumut mengukir catatan tersendiri. Di masanya itulah perang melawan perjudian dilakukan habis-habisan, termasuk menumpas bisnis Sahara Oloan Panggabean, bos judi Medan.
Gebrakannya sempat membuat bandar judi dan bekingnya tiarap. Saya berharap Anda berani perang melawan perjudian secara habis-habisan di Jawa Timur. Sekaligus menumpas bisnis haram ini di Surabaya Barat.
Juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran tidak ragu dalam menuntaskan judi maupun narkoba.
"Rekan-rekan, ini merupakan komitmen dari Bapak Kapolri sesuai dengan perintah Bapak Presiden, untuk kasus-kasus terkait menyangkut masalah judi, ini harus diberantas dengan tidak boleh ada keraguan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu 15 Oktober 2022 lalu.
Irjen Dedi mengatakan Kapolri juga telah memerintahkan seluruh jajarannya tidak ragu menindak seluruh pihak yang terlibat judi maupun narkoba. Dia memastikan pihak yang terlibat akan ditindak secara tuntas.
Anda pasti lebih tahu maksud perintah "tidak ragu menindak seluruh pihak yang terlibat judi."
Semangat menjaga Kamtibmas, gebrakan Anda ditunggu agar semua bandar judi di Jatim, terutama di Surabaya dan bekingnya ditangkapi dan dijebloskan penjara. Saya siap memberi alat bukti dugaan perjudian di 3 wilayah Surabaya barat yang saya punya. (radityakhadaffi@gmail.com)
Editor : Moch Ilham