SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul ini kajian saya bila aparat kepolisian di Jawa Timur tidak tanggap memberantas tumbuhnya perjudian kasino di Surabaya Barat. Akal sehat saya bilang, perjudian kasino di Surabaya barat adalah fakta yang tidak bisa dielak.
Salah satunya, pria yang dikenalkan bandar judi kasino di Darmo Harapan, telah menemui saya untuk menyetop pemberitaan perjudian kasino di ruko Tierra Soho blok B-09, Darmo Harapan.
Baca juga: Pejabat Bea Cukai dan Pajak "Dihajar KPK"
Selain saya yang bukan aparat, saya nyatanya bisa mendapat video perjudian di ruko Tierra SOHO, malam hari. Dan foto-foto area judi bakarat. Video saya peroleh dari seorang pemain judi disana. Sedangkan foto-foto dari Alung, pemilik no HP 0813‑3327‑xxxx yang mengklaim kongsi judi yang kini kisruh dengan bandar judi di ruko Tierra SOHO. Alung yang dalam status HPnya punya nama Asia, ngaku ditipu.
***
Saya mengkhawatirkan Surabaya Barat, bisa jadi Kawasan Judi Marina Bay Sands Casino Singapura. Kekhawatiran saya karena memperhitungkan geliatnya kawasan Surabaya Barat.
Saat ini yang bisnis putih dan sudah terbuka di wilayah Surabaya Barat, ada brand Singapore of Surabaya.
Sedang bisnis hitam atau ilegal telah beroperasi dua lokasi yang diduga untuk penyelenggaraan arena judi casino. Satunya perjudian yang beroperasi di ruko Tierra SOHO Blok B-09, Darmo Harapan. Dan satunya diduga di Apartemen The Adhiwangsa Golf Residence, Lenmarc kamar B-36.
Usai diungkap di publik, penyelenggaraan di ruko Tierra SOHO Blok B-09, Darmo Harapan, akan mengalihkan ke lokasi baru belakang McDonald’s Mayjen Sungkono bundaran Tol Satelit.
***
Sebelum ramai dugaan perjudian di pertokoan Tierra SOHO Darmo Harapan. Citraland Surabaya sudah action lebih dulu. Perusahaan property milik almarhum Ciputra, telah menjadikan kawasan Citraland sebagai Singapore of Surabaya.
Citraland membangun perumahan CitraRaya, tepatnya di kawasan Lontar, Surabaya Barat.
Pengembang menandai brand itu dengan patung air mancur yang menyemburkan air dari mulut patung singa. Ini simbol Kota Singapura, Merlion.
Merlion adalah patung yang berkepala singa dengan badan seperti ikan.
Saya sebelumnya sering mendengar narasi Surabaya adalah Singapura-nya Indonesia dalam berbagai kesempatan. Tanda yang dijadikan "iconnya" adalah salah satu perumahan mewah di Surabaya dan diberi nama The Singapore of Surabaya.
Di daerah tersebut juga ada patung singa yang mirip dengan patung di Merlion Park Singapura. Beberapa orang menyebut daerah tersebut sebagai little Singapore.
Sebagai warga Surabaya yang pernah beberapa kali Singapura, bukannya saya nggak pengin melihat Surabaya sebagai kota yang maju semaju Singapura. Namun, menarasikan Surabaya sebagai Singapura-nya Indonesia terkesan maksa banget.
Surabaya beda kultur dengan Singapura. Warga Singapura mayoritas etnis Tionghoa. Mereka merupakan kelompok etnis terbesar disana. Orang Tionghoa merupakan kelompok etnis terbesar di Singapura, mencakup hampir tiga perempat penduduk negeri bekas tanah melayu. Tidak mengherankan jika kemudian budaya Tionghoa—mulai bahasa, makanan, hiburan, dan festivalnya—begitu dominan di Singapura.
Sampai kini, pemerintah Singapura didefinisikan oleh Konstitusi Republik Singapura untuk mengartikan cabang eksekutif dari pemerintahan, yang mengangkat Presiden dan Kabinet Singapura. Akal sehat saya bilang kota Surabaya tak ada kemiripan dengan Singapura.
***
Baca juga: Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya
Sampai kini, ada kawasan judi Crockford Sentosa. Lokasi ini berada di 8 Sentosa Gateway, Resort World Sentosa, Singapura.
Lokasi ini masuk dalam bagian resort, Crockford Sentosa . Kawasan ini memang memiliki fasilitas mewah seperti kasino. Kasino Crockford Sentosa masuk dalam daftar permainan judi terbesar di Asia.
Juga ada Marina Bay Sands Casino terletak di Bayfront Avenue nomor 10, Singapura.
Tempat judi dengan gedung empat lantai ini berdiri di atas lahan seluas 15.000 meter persegi dan dapat menampung hngga 15.000 pelanggan.
Dikenal sebagai kasino terbesar di Singapura, Marina Bay menawarkan ruangan mewah dengan 500 meja permainan, dilengkapi 1600 mesin slot atau jackpot, 30 area judi pribadi, dan area untuk non-perokok.
Marina Bay Sands menawarkan kepada tamu berbagai jenis kendaraan untuk memenuhi kebutuhan mereka, baik untuk antar-jemput ke bandara langsung maupun transportasi ke tujuan lain di seluruh Singapura. Mengapa PM Singapura, ijinkan judi Kasino?
Dicatat, Kasino dipandang sebagai solusi potensial untuk merevitalisasi industri pariwisata. Maka itu, para pembuat kebijakan Singapura mengusulkan konsep pariwisata baru yaitu resor terpadu (IR).
IR mencakup atraksi seperti fasilitas konvensi, restoran, toko, teater, dan tujuan wisata seperti taman hiburan dan akuarium.
Saya lihat kasino di Marina Bay Sands dan Resorts World Sentosa, terintegrasi dalam properti resor utama yang mencakup hotel, bersama dengan fasilitas konvensi, pertunjukan hiburan, taman hiburan, ritel mewah, dan restoran mewah.
Sampai kini, Marina Bay Sands menawarkan berbagai pilihan mesin permainan elektronik terbaru dan terpopuler di seluruh dunia.
Singapura juga pernah mengumumkan kenaikan pajak "dosa", yang cukup tinggi, dari penjualan alkohol, perjudian.
Pajak perjudian dari perusahaan perjudian terkait negara, Singapore Pools, akan naik menjadi 30 persen.
Singapura tercatat bangun kasino raksasa, Investasinya Rp120 Triliun. Porsi kasino di kedua resor tersebut, yang merupakan sumber pendapatan utama.
Baca juga: Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya
Diumumkan, Industri dan jasa yang berkembang pesat di Singapura telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Pada tahun 2023, sektor industri menyumbang 26,5�ri PDB Singapura. Sedangkan sektor jasa menyumbang 73,5%. Judi adalah industri jasa.
Tercatat, setiap tahun ada uang ribuan triliun rupiah yang terbang dari Indonesia ke luar negeri. Terutama ke Singapura. Menurut data Pusat Pelaporan dan Transaksi Keuangan (PPATK) tercatat dana sebesar Rp3.536,22 triliun asal Indonesia terbang ke Singapura selama semester 1 tahun 2024. Termasuk untuk judi.
Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe, dalam sidang gratifikasi menghabiskan uang Rp 22,5 miliar untuk bermain judi di Manila, Filipina dan Singapura.
"Dari total yang di Singapura maupun Rp 22,5 M di Manila. Apa ada dari uang tersebut ada yang kembali? Atau sudah habis di tempat judi itu?" tanya hakim Dennie Arsan Fatrika dalam persidangan di PN Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2023).
"Habis, Yang Mulia," jawab Dommy.
Dikutip dari laman Batam Now, mencatat, tiap tahun, puluhan ribu warga Indonesia hilir mudik bertaruh di dua Kasino Singapura. Pun tak terhingga duit rupiah yang boyong para pejudi itu lalu disedot di ribuan meja judi di sana.
Taksiran kasar sekitar Rp 1.500.000.000.000.000 (Triliun), lesap “digulung” dua Kasino besar di Negara Lee Hsien Loong itu. Perjudian di Singapura masuk dalam kategori entertaint. Kegiatan perjudian di sana bagian dari konten pariwisata.
Jumlah warga Indonesia menurut beberapa manajer operasional Kasino masih tetap didominasi WNI.
Tertulis di “name badge” dua manajer itu nama Richard Lay dan Hong Thok. Mereka berdua dapat berbahasa Melayu.
Batam.Now dalam akunnya menyebut bila diasumsikan 60 persen pemain dari Indonesia, maka uang warga Indonesia yang terkuras di mesin judi di sana, rata-rata Rp 180 Triliun setiap tahun.
Bila di “break down” uang WNI yang ludes per bulan, sekitar Rp 15 Triliun atau sekitar Rp 500 Miliar. Sementara asumsi pendapatan masing-masing Kasino sekitar Rp 250 M perhari
Menurut akal sehat saya, bila tak ada kepedulian warga kota, saya khawatir, kawasan Surabaya Barat, lama-lama bisa menjadi kawasan Marina Bay Sands Casino. Benarkah? Masya Allah. (radityakhadaffi@gmail.com)
Editor : Moch Ilham