Jatanras Geledah Setelah Ruko Tierra SOHO Dikosongkan

surabayapagi.com
Tim Jatanras Polda Jatim saat menggeledah ruko Tierra SOHO Blok B-09, sebagai lokasi judi Casino yang diungkap Surabaya Pagi. Sayangnya, saat menggeledah, kondisi ruko Blok B-09 sudah sepi dan kosong. Hanya beberapa barang dan jejak tertinggal di dalam ru

Penggeledahan Baru Dilakukan Satu Minggu Setelah Surabaya Pagi Merunning. Pria yang Diduga Bos Judi Tak Bisa Menyetop Pemberitaan di Harian Surabaya Pagi, Ada Jejak "Tertinggal" di Ruko Soho Blok B-09 

 

Baca juga: Perangi Narkoba, Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti dan Amankan 40 Tersangka Sepanjang 2025

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Petugas unit Jatanras (Unit Kejahatan dan Kekerasan) Polda Jawa Timur, bersama tim Jatanras Polrestabes Surabaya, semalam mengerebek ruko Tierra SOHO B-09 Darmo Harapan, dengan tangan hampa. Ruko sudah kosong. Petugas hanya menemukan sisa-sisa kursi berwarna hitam dan sejumlah karet dan sejumlah kabel yang diduga bekas barang di ruko blok B-09.

Ruko Tierra SOHO blok B-09, saat digeledah Jalantras Polda Jawa Timur bersama Polrestabes, semula terlihat ruangan gelap gulita tanpa ada penghuni. Kasubdit III AKBP Arbaridi Jumhur memerintahkan kepada anggota untuk tetap membuka paksa pintu dengan tetap berkordinasi pada pihak keamanan Tierra SOHO.

Dengan mengajak ahli kunci, akhirnya tim gabungan Polda Jatim dan Polrestabes berhasil membuka pintu SOHO B-09. Semua petugas pun masuk memeriksa situasi ruko berlantai 2 tersebut.

Namun, sayangnya, petugas sudah tidak menemukan peralatan Casino di lantai 1 maupun dilantai 2.

Kabarnya, ada bocoran, pemiliknya tiarap duluan dan memindahkan alat perjudian. Sebab tim Jalantras baru turun satu minggu kemudian setelah Harian Surabaya Pagi Running berita Casino, sejak tanggal 1 Oktober 2024 hingga tanggal 7 Oktober 2024

Saat penggeledahan, kondisi kamar memang terlihat kosong hanya beberapa kursi dan kabel kelihatan baru selesai dibongkar. Di lantai 2 masih ada 3 unit ac menempel di dinding dan 1 kipas angin yang diduga belum sempat dibawa oleh pemilik Casino.

Sementara peralatan maupun fasilitas untuk bermain Casino juga sudah tidak tampak di lantai 1 maupun dilantai 2 tersebut. Tinggal karet gelang sedikit berserakan dilantai berkeramik putih tersebut.

Bahkan, sejumlah kursi berwarna hitam dan warna lantai ruangan, pun terlihat sama dengan foto yang didapat oleh tim Surabaya Pagi, saat masih ada aktivitas judi dengan permainan Baccarat.

Dalam foto yang diperoleh Surabaya Pagi, yang diduga difoto dari CCTV di dalam ruko Tierra SOHO Blok B-09, kursi yang dipakai Kho Edy, penyelenggara judi casino dan beberapa pemain judi, juga terlihat sama dengan kursi yang ditemukan di lokasi.

Sedangkan, lokasi dekoder CCTV juga sudah tidak ditemukan. Padahal, kamera CCTV masih terpasang.

 

Baca juga: Terbongkar, Dugaan Kejahatan Kacab PT Bank Artha Graha Tbk oleh Investigasi Jurnalisme Wartawan

Surabaya Pagi Satu-satunya

Ruangan ruko berukuran 4x6 m2 Tierra SOHO, Senin (7/10/2024) malam sekitar pukul 23:00 sudah kosong.

Wartawan Surabaya Pagi, menjadi satu satunya wartawan yang diajak menggeledah dan melihat ruangan lantai 2, berantakan.

Bagian tengah telah dikosongkan. Uniknya ada AC dan kipas angin duduk berukuran besar, ditinggal.

Di sebelahnya, kursi-kursi duduk plastik dan kursi office, berserakan.

Gambaran ini menandakan ruangan ruko untuk suatu kegiatan yang melibatkan meja, AC dan kursi office. Apalagi ada sisa karet gelang di lantai.

Misteri ini memberi isyarat pemilik dan penyewa mesti diperiksa. Termasuk security dan pengurus hunian ruko Tierra SOHO. Ada jejak yang "tertinggal" dan perlu dikuak.

Baca juga: Kacab PT Bank Artha Graha (Tbk) Lakukan Cessie ke Winarta, Diduga Sanjipak, Tipu Muslihat, Penipuan

AKBP Jumhur yang memimpin penggeledahan, dari pandangan Surabaya Pagi, terlihat memperhatikan setiap sudut ruangan dan meminta untuk anggotanya mendokumentasikan.

"Coba cek di dalam ruangan itu," perintah AKBP Jumhur, kepada anggotanya.

Senin malam itu, AKBP Jumhur dan puluhan anggotanya, memakai pakaian preman alias tidak memakai pakaian dinas polisi. Pria gagah ini menggunakan setelan atasan dan bawahan berwarna hitam.

Bahkan, AC yang masih menempel dan sandaran TV yang menempel di dinding, berjumlah dua unit, juga tak luput dari jepretan tim Jatanras Polda Jatim.

Hampir sekitar satu jam, setelah tak menemukan barang bukti Casino, tim Jatanras yang dipimpin AKBP Jumhur, tak banyak berkomentar setelah gagal menangkap bandar judi Casino itu. Ia dan tim langsung meninggalkan lokasi.

"Dokumentasi ini nanti akan kita sampaikan ke kantor dan humas," ungkap Jumhur kepada Surabaya Pagi. tim SP

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru