Kesaksian Security: Penyelenggaranya Kho Toni sama Kho Edy. Tapi yang Sering ke Ruko Kho Edy. Dan yang Satunya Kadang-kadang
Baca juga: Perangi Narkoba, Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti dan Amankan 40 Tersangka Sepanjang 2025
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penyelenggara perjudian kasino di ruko Tierra SOHO, Darmo Harapan Surabaya Barat, sudah lima hari ini diduga tiarap. Sambil menunggu lokasi baru dibenahi, ruko Tierra SOHO B-09, sudah tak ada aktivitas. Juga tak ada police line. Ruko B-09 yang berada di deretan terujung seperti sepi. Menurut, dua pejudi asal Margorejo, kawasan
Surabaya Barat mulai diincar bandar judi. Setelah beroperasi di ruko Tierra SOHO Darmo Harapan diketahui publik, si bandar diduga berkemas memindahkan lokasi judi ke belakang McDonald's Mayjen Sungkono di pertokoan Bukit Mas dan apartemen. Juga diinformasikan ada arena di apartemen Lenmarc. Apa tanggapan Anda dengan praktik judi gelap itu?.
Dengan 85% warga Surabaya beragama Islam, apa sikap Anda atas dugaan pembiaran judi di Surabaya Barat. DPRD Surabaya pun meminta 3 pilar yaitu Pemkot, Polri dan TNI turun tangan. Apa tidak khawatir Surabaya Barat dijadikan seperti Macau, Genting dan Las Vegas oleh warga minoritas?
Pakai Taktik Tutup Buka
Sejak Selasa (1/10/2024), usaha casino di Blok B-09 Tierra SOHO terlihat tutup. Seorang pemain yang sering masuk ke judi kasino itu mengatakan usaha ini mulai pakai taktik tutup buka. "Semacam kucing-kucingan," kata pria separoh baya, Kamis (3/10/2024) sore.
Ia memberitahu, kepolisian masih belum bergerak adanya praktik judi kasino ilegal ini.
Kembali Undercover
Tim Surabaya Pagi, Selasa (1/10/2024) siang kemarin kembali undercover dan memantau bangunan tiga lantai yang berada di daerah kawasan Jalan Darmo Harapan Surabaya Barat, tak terlihat aktivitas.
Selama kurang lebih satu jam lebih, berbeda dari undercover sebelumnya, tidak ada aktivitas orang yang keluar masuk di ruko Blok B-09 Tierra SOHO itu.
Baca juga: Terbongkar, Dugaan Kejahatan Kacab PT Bank Artha Graha Tbk oleh Investigasi Jurnalisme Wartawan
Seorang petugas sekuriti yang berjaga di pintu masuk area ruko Tierra SOHO, terlihat bungkam dan tak mau menjawab pertanyaan tim Surabaya Pagi. "Saya gak tau apa aktivitasnya," ucap salah satu sekuriti yang berjaga di depan, yang enggan menyebut namanya ini.
Ia pun lupa nama pemilik ruko. Justru menyuruh tim Surabaya Pagi mendatangi langsung, rukonya yang tertutup korden.
"Coba sampeyan ketok saja. Bisa tidak. Kalau kuncian, berarti gak ada. tutup" jawab singkat.
Saat tim Surabaya Pagi mencoba mendatangi blok B-09 Tierra SOHO, pintu ruko yang berbeda dengan ruko lainnya, yakni ditutup kerai berwarna putih, terlihat terkunci. Hampir sama seperti saat undercover Surabaya Pagi pada Minggu (29/9/2024) sebelumnya.
Kemudian, tim Surabaya Pagi kembali menelusuri pada Minggu (6/10/2024), penampakan ruko Tierra SOHO blok B-09 terlihat sepi dari aktivitas.
Hanya terlihat satu mobil yang terparkir di dekat ruko B-09. Tak ada aktivitas lain. Bahkan Surabaya Pagi memantau dari jam 13:00 WIB hingga jam 14:30 sore, tak ada orang yang keluar dan masuk.
Salah satu petugas sekuriti yang berjaga di depan ruko Tierra SOHO, tak berani buka-bukaan kalau ada aktivitas judi kasino di blok B-09.
“Saya gak tau ya mas. Tapi sejak 2 hari lalu, katanya sih (di Blok B-09) ada yang pindah-pindah. Cuma saya gak tau pindah-pindah apa,” kata sekuriti yang minta namanya dirahasiakan.
Baca juga: Kacab PT Bank Artha Graha (Tbk) Lakukan Cessie ke Winarta, Diduga Sanjipak, Tipu Muslihat, Penipuan
Sementara saat Surabaya Pagi mendatangi blok B-09 kembali, tidak terdengar aktivitas apapun dari dalam ruangan. Hanya pintu terkunci rapat.
Tiarap Setelah Dimuat Media
Sedangkan ada salah satu penjaga di ruko di blok C, seberang blok B-09, nyeletuk kepada Surabaya Pagi.
“Tiarap paling mas. Kemarin itu dimuat media, saya sempat baca. Yah memang bener disitu (ada main kasino). Tapi jangan tulis aku lho mas,” celetuk salah satu penjaga yang Minggu siang itu terlihat duduk di depan ruko seberang B-09.
“Soalnya sempet ada member yang takut tanya-tanya gitu, berani masuk atau gak. Juga ada orang dari Polsek yang sempet ngecek kesini malam-malam.. tapi memang sudah tutupan,” lanjutnya.
Saat ditanya siapa pemiliknya dan pengelolanya, penjaga itu hanya mendengar dua nama.
“kalau gak salah Kho Toni sama Kho Edy.. Tapi yang sering kesini Kho Edy.. yang satunya kadang-kadang,” tutupnya. n tim SP
Editor : Moch Ilham