Taken Kerjasama Bareng VFS Global, Silmy Karim: Permudah Pengguna Digitalisasi Imigrasi ke Indonesia

surabayapagi.com
Kerjasama Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dengan VFS Global. SP/ NI

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Layanan keimigrasian pada website VFS Global akan mulai beroperasi pada Desember 2024 berkat suksesnya kerjasama Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dengan VFS Global, perusahaan terbesar di bidang layanan keimigrasian.

Adanya kerjasama kedua belah pihak tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat warga negara asing untuk mengunjungi Indonesia melalui berbagai program promosi.

Baca juga: Polda Kuwalahan Tangani Kejahatan Turis di Bali

Untuk memudahkan akses orang asing dalam mendapatkan visa, Ditjen Imigrasi telah menerapkan layanan berbasis online.

Kini, melalui kerja sama dengan VFS Global, Ditjen Imigrasi selangkah lebih maju dalam efisiensi proses permohonan dan penerbitan electronic visa.

Afiliasi VFS Global dengan international airlines seperti Emirates, Thai Airways dan Air. India juga mendukung penyebaran informasi dan promosi visa Indonesia.

“Jejaring kerja sama VFS Global dengan airlines memungkinkan warga negara asing membeli tiket pesawat sekaligus memperoleh visa, misalnya pada platform milik maskapai Emirates," jelas Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, Kamis (17/10/2024).

"Saya berharap kerja sama serupa dapat terjalin dengan Garuda Indonesia untuk semakin
mempermudah proses perjalanan ke Indonesia,” tambahnya.

Baca juga: Kantor Imigrasi Kelas II Blitar, Perkuat Komitmen Dalam Cegah TPO dan PMI 

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, Ditjen Imigrasi telah menerapkan digitalisasi visa elektronik (e-Visa) yang bisa di-apply online, dengan pembayaran menggunakan kartu kredit, serta dapat melewati autogate. 

“Sekarang, kami tingkatkan lagi jangkauan layanan dengan membuka akses permohonan
melalui VFS Global,” ujar Silmy Karim.

Mendukung pernyataan tersebut, pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) VFS Global, Zubin
Karkaria mengatakan pihaknya sangat gembira dapat turut menyediakan layanan elektronik
visa Indonesia.

“Indonesia merupakan destinasi yang sangat populer bagi para pelancong di seluruh dunia, dan
kami merasa terhormat untuk bermitra dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk layanan online
ini. Opsi baru pengajuan visa melalui website VFS Global akan meningkatkan pengalaman
pengajuan visa, sehingga dapat mendorong penggunaan platform digital," tukas Zubin.

Baca juga: Viral Kerap Minta Sumbangan, WN Pakistan Diamankan Imigrasi Blitar

Nilai tambah lain diperoleh Ditjen Imigrasi melalui kerjasama ini di antaranya adalah fasilitas
pemesanan grup besar dan layanan pelanggan dalam beberapa bahasa. Di samping itu, jaringan yang dimiliki VFS Global di 153 negara dengan 3.469 kantor cabang di seluruh dunia.

“Ditjen Imigrasi menawarkan solusi digital termutakhir yang meningkatkan experience bagi
warga negara asing yang ingin mengunjungi Indonesia. Dalam kerja sama kami dengan VFS
Global, kami bertujuan untuk secara efektif berkontribusi terhadap peningkatan kedatangan
orang asing, dengan mempertimbangkan jaringan dan platform digital yang dimiliki oleh partner kami,” pungkas Silmy. lni

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru