SurabayaPagi, Surabaya - Indonesia kembali menjadi saksi kehebatan para talenta muda di bidang teknologi dengan kompetisi bertaraf internasional Make X Robotics Competition 2024 ke-7 di Fairway Nine Mall, Surabaya Minggu (27/10/2024).
Make X Robotics Competition merupakan ajang kompetisi robotik tingkat dunia yang bertujuan untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan siswa dalam bidang teknologi dan robotika.
Pada kompetisi ini, Indonesia telah terpilih juara nasional yang akan mewakili Indonesia di ajang Make X World Championship, pada tanggal 4 - 9 desember 2024 di Shenzhen, China dimana ribuan peserta dari lebih dari 50 negara akan bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Ketua Penyelenggara Make X Robotics Competition Erwin Octavia menjelaskan bahwa kompetisi ini telah berlangsung hingga seri ke-7, dengan peserta para pelajar dengan rentan usia enam hingga lima belas tahun.
"Untuk usia diatasnya kita belum bisa selenggarakan karena jumlah peserta yang masih kurang. Semoga ditahun yang ke-8 kita dapat membuat kompetisi serupa dengan tingkat yang lebih sulit, yang notabenenya pesertanya sudah kita bangun dari sekarang," ujarnya.
Erwin mengungkapkan bahwa Kota Surabaya sendiri masuk National Round kurang lebih ada 20 peserta.
"Saat ini telah mencapai tahap Nasional Round dengan peserta kurang lebih berjumlah 150 anak, jadi ini sudah the best dari setiap kota datang ke sini," ungkapnya.
Erwin menyebut bahwa para peserta kompetisi juga tidak dibatasi di pelajar sekolah saja, akan tetapi juga ada yang mewakili tempat kursus dan independen.
Tantangan terbesar selama perhelatan, banyak sekolah yang belum familiar dengan robotic, ditambah lagi tenaga pengajarnya, pelatihnya yang masih jarang, itu kendala kita sebagai penyelenggara,
harapan kita kedepan, semakin banyak sekolah, semakin banyak pengajar yang mumpuni untuk melatih anak-anak ini untuk ikut kompetisi, karena jika dibanding negara lain, kita ini sangat jauh tertinggal," ungkapnya.
Dengan mengangkat tema Raiese Of X, Erwin percaya bahwa setiap peserta mempunyai skill yang tinggal diasah dan dikembangkan supaya bisa bangkit.
Make X tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai tolak ukur sejauh mana siswa memahami dan mengaplikasikan kurikulum pembelajaran robotik yang diterapkan di sekolah.
Kurikulum tersebut dikembangkan oleh Makeblock di Indonesia sejak 2018, bekerja sama dengan berbagai sekolah internasional.
Dalam setiap penyelenggaraannya, MAKEX tidak hanya menantang kemampuan teknis para peserta, tetapi juga mempromosikan nilai-nilai seperti kerja sama tim, kreativitas, dan pemecahan masalah.
Kompetisi ini merupakan kesempatan emas bagi para siswa Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di kancah internasional serta bersiap menghadapi tantangan dunia teknologi yang terus berkembang.
"Seperti karya ilmiah, mereka mempresentasikan hasil kerja yang mereka bangun sendiri. Ini arena terbuka, semua bisa lihat prosesnya sejak awal," tandasnya. Byb
Editor : Redaksi