SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Surabaya merupakan kota metropolitan yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi penduduknya yang padat serta masih tingginya tingkat kejahatan kriminal di kota Pahlawan ini.
Untuk menekan angka dan aksi kejahatan serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di Surabaya Ketua Komisi C DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menambah jumlah CCTV hingga ke kampung-kampung.
Baca juga: Kembalikan Fungsi Saluran, Pemkot Surabaya Tertibkan Lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan
"Kami meminta Pemkot Surabaya untuk melakukan penambahan CCTV di kampung-kampung," Eri Irawan kepada Surabaya Pagi di ruang kerjan Selasa, (5/11).
Eri Irawan menngatakan saat dirinya menggelar Reses, serap aspirasi masyarakat yang digelar pada 28 Oktober sampai 4 November ini banyak masyarakat yang mengeleh kurangnya CCTV di kampung-kampung mengingat banyak aksi kejahatan seperti Curanmor sangat tinggi.
Baca juga: Pemkot Surabaya Gercep Tertibkan Lapak PKL di Jalan Gembong Tebasan, Kembalikan Fungsi Saluran Air
"Kemarin saat kami Reses banyak yang meminta pemasangan CCTV di perkampungan. Kamin meminta kepada Pemerintah Kota untuk melakukan penambahan CCTV di kampung-kampung,"terangnya.
Menurut Eri sejauh ini pemerintah sudah melakukan pemasangan CCTV trutama di jalan-jalan protokol. "Dan kita sudah menganggarkan penambahan CCTV lewan dana Kelurahan,"kata Eri.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tingkatkan Transformasi Layanan Parkir Nontunai yang Transparan
Namun, lanjut Eri masih banyak perkampungan yang belom terpasang CCTV. Maka dari itu diri mendorong Pemkot Surabaya untuk melakukan penambahan CCTV di perkampungan khususnya di perkampungan padat penduduk.
Eri mengatakan, CCTV sangat dibutuhan diperkampungan untuk menekan angka kejahatan dan juga dapat membantu penegak hukum untuk mengungkap pelaku kejahatan. Alq
Editor : Mariana Setiawati