Dosen ASN, Unjuk Rasa Tari Perang

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aliansi Dosen Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) yang menggelar demonstrasi menuntut dicairkannya tunjangan kinerja (tukin), buat aksi teatrikal berupa penampilan tari perang dari Minahasa, Sulawesi Utara.

Demonstrasi dosen ASN, seberang pintu Monas, Jakarta, Senin (3/1/2025), tarian perang tersebut diperagakan oleh empat orang laki-laki. Dilitkan kain berwarna merah, topi bulu-bulu, dan aksesoris tengkorak yang dikalungkan, mereka menari.

Baca juga: Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Mereka menari dengan mengayunkan pedang, seolah-olah tengah berperang satu sama lain. Gerakannya seirama dengan tabuhan drum dari salah satu penari. Sangar!

Salah satu penari mengatakan bahwa tarian perang ini menggambarkan sebuah keberanian. Keberanian tersebut ditunjukan dengan sifat kesatria untuk menegakkan keadilan dan melawan penindasan.

Baca juga: Guru Madrasah Demo, Kesejahteraan Guru Belum Rampung

Tarian ini adalah simbol keberanian para dosen untuk menyuarakan menuntut haknya, seperti apa yang dilakoni dosen di aksi demonstrasi ini.

"Tari ini kan menggambarkan keberanian untuk salah satu kami ini menggambarkan 'warani'. 'Warani' itu adalah suatu (sikap) kesatria, satria yang menegakkan keadilan di mana menjaga negeri untuk tidak ditindas," ujar salah satu penari, Jussac Rumambi.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

"Jadi melambangkan keberanian untuk menuntut yang harusnya kami miliki," tambahnya. n jk/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru