Didemo Pengemudi Ojol, Menaker dan Wamenaker Malah Ajak Lesehan

surabayapagi.com
Menaker Yassierli bersama Wakil Menteri Immanuel Ebenezer Gerungan menemui perwakilan pengemudi ojek online. Mereka lesehan bersama membahas THR.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ada gaya kepemimpinan di menteri kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.

Saat menerima aksi demo pengemudi ojek online atau ojol, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan, mengajak  pengemudi ojek online atau ojol, duduk bersila bersama . Kedua menteri dan wakilnya, duduk mendengar keluhan dari para driver ojol yang berharap mendapat THR dari perusahaan penyedia layanan ojol atau aplikator, Senin (17/2/2025).

Baca juga: Polri akan Ubah Penanganan Unjuk Rasa

Pada awalnya massa driver ojol menggelar demonstrasi di depan gedung Kemenaker, Jakarta Selatan. Mereka secara bergantian berorasi menyampaikan aspirasinya.

 

Massa Berharap Pemerintah Bantu

Hujan deras kemudian mengguyur saat massa masih berdemo. Wamenaker Immanuel atau Noel kemudian mengajak para ojol masuk ke gedung Kemnaker.

Baca juga: Gaji 7 Bulan Belum Dibayar, Karyawan Umbul Square Geruduk DPRD Madiun

Dia dan Menteri Yassierli kemudian duduk bersila di lantai gedung bersama massa ojol. Yassierli dan Noel pun mendengarkan satu per satu aspirasi para ojol.

Salah satu driver ojol mengatakan dia dan keluarganya sangat berharap ada tunjangan hari raya atau THR menjelang Lebaran 2025. Dia berharap pemerintah dapat membantu agar aplikator memberikan THR kepada driver ojol yang selama ini berstatus mitra.

"THR itu ada suatu keinginan, angan-angan buat saya, apakah ini bisa terealisasi atau tidak. Bahkan anak istri saya juga berharap," ujar salah satu ojol.

Baca juga: Guru Madrasah Demo di Jakarta, Semoga Dapat Keberkahan

Menaker Yassierli mengatakan THR adalah kebudayaan masyarakat Indonesia. Dia meminta waktu agar pemerintah dapat bernegosiasi dengan aplikator.

"Saya katakan THR itu adalah kebudayaan jadi pertimbangannya kami akan mengedepankan yang pertama adalah ayo kita sama-sama duduk kita mendiskusikan bahwa ini bukan permasalahan apa-apa tapi ini adalah bentuk pemihakan bentuk kepedulian dari pengusaha kepada pekerja," ujar Yassierli.

"Beri kami waktu teman-teman semua ini kita sedang finalisasi dalam beberapa hari ini dan saya hadir di sini, Pak Wamen hadir dari sini misi kita cuma satu tadi bagaimana terwujud jaminan, kesejahteraan, perhatian dari pengusaha dan saya ingin katakan yang pertama, saya setuju tadi, THR itu adalah budaya kita," tambahnya. n erc/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru