SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam menekan kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional setempat sekaligus inflasi di Kota Madiun, Dinas Perdagangan (Disdag) menghadirkan toko acuan di Pasar Sleko.
Sedangkan untuk komoditas yang dijual pun juga cukup beragam. Diantaranya seperti, beras medium lokal, beras premium Bulog, minyak goreng, dan gula pasir. Selain itu, juga tersedia beras medium lokal kerja sama dengan penggilingan padi di Kota Madiun.
Baca juga: TPID Kota Malang Siapkan Langkah Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan 2026
"Toko acuan ini bukan pesaing pedagang, karena kita menjual sesuai HET atau HAP. Kios ini untuk barometer harga di pasar tradisional. Artinya kios bisa menjadi parameter harga jual bahan kebutuhan pokok," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Ansar Rosidi, Minggu (23/02/2025).
“Sehingga pedagang tidak menjual dengan harga yang terlalu tinggi. Harapannya, inflasi di Kota Madiun bisa terkendali,” imbuhnya.
Baca juga: Disperindag Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga Pangan saat Nataru
Untuk mengoptimalkan toko acuan tersebut, Disdag Kota Madiun bekerja sama Dinas Perdagangan, Bulog, dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Sehingga, toko acuan juga bisa menjadi acuan masyarakat untuk memantau pergerakan harga, utamanya memasuki momentum bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah yang biasanya terjadi fluktuasi harga bahan pokok.
"Patokannya, ketika di toko acuan sepi berarti harga di pasaran sekitar sedang murah, begitu juga sebaliknya. Jadi ini bisa menjadi salah satu indikator," kata dia.
Baca juga: BPS Catat Inflasi Kota Madiun Dipicu Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura
Ansar menyebut keberadaan toko acuan juga mendapat respon baik pedagang. Sebab, toko acuan juga bisa bertindak sebagai grosir kepada pedagang. Artinya, toko acuan bisa menjadi tempat kulakan para pedagang.
Sebagai informasi, toko acuan tersebut sudah aktif sekitar akhir tahun 2024. Sementara ini baru tersedia di Pasar Sleko. Dan diharapkan dapat merambah ke pasar tradisional lain. Seperti Pasar Besar Madiun dan Pasar Srijaya. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu