KKP Hentikan Aktivitas PT PIM di Laut Gresik, Tegaskan Tak Ada Toleransi Pemanfaatan Tanpa Ijin

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirjen PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono ikut menyaksikan langsung proses penghentian sementara aktivitas pemanfaatan ruang laut PT Pelabuhan Indonesia Maspion (PIM), di kawasan industri Maspion Manyar, Gresik. SP/Maidid
Dirjen PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono ikut menyaksikan langsung proses penghentian sementara aktivitas pemanfaatan ruang laut PT Pelabuhan Indonesia Maspion (PIM), di kawasan industri Maspion Manyar, Gresik. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara aktivitas pemanfaatan ruang laut yang tidak berizin di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Tindakan penghentian ini dilakukan oleh Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) dari Pangkalan PSDKP Benoa, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), pada Kamis pagi  (12/3/2026).

Langkah tegas tersebut menyasar kegiatan pemanfaatan ruang laut yang dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia Maspion (PIM) dengan luas area mencapai sekitar 30,17 hektare. 

Anak usaha PT Maspion Group tersebut diduga menjalankan aktivitas di wilayah laut tanpa mengantongi dokumen perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL), yang merupakan syarat wajib dalam pemanfaatan kawasan laut.

Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono, turun langsung ke lokasi untuk memimpin penghentian sementara kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan praktik pemanfaatan ruang laut yang melanggar aturan.

“Aktivitas di lokasi ini berdasarkan hasil pengawasan Polsus PWP3K diduga melanggar ketentuan karena memanfaatkan ruang laut tanpa dokumen perizinan yang sah,” ujar pria yang akrab disapa Ipunk tersebut.

Menurut Ipunk, tindakan tegas ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pelaku usaha agar tidak sembarangan memanfaatkan wilayah laut tanpa melalui prosedur yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menegaskan bahwa KKP hadir untuk memastikan pengelolaan ruang laut berjalan sesuai aturan serta mencegah potensi kerusakan ekosistem pesisir dan laut akibat aktivitas yang tidak terkendali.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menjaga sumber daya laut dan pesisir Indonesia dari kegiatan yang tidak sesuai ketentuan dan berpotensi merusak lingkungan,” tegasnya.

Ipunk menjelaskan, penghentian sementara tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2021 yang memberikan kewenangan kepada Polsus PWP3K untuk mengambil tindakan penghentian sementara terhadap kegiatan yang diduga melanggar aturan.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh pelaku usaha yang memanfaatkan ruang laut wajib memiliki PKKPRL. Khusus untuk kegiatan reklamasi, perusahaan juga diwajibkan mengantongi izin reklamasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2021 serta diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Selain memiliki izin, perusahaan juga wajib menjalankan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam dokumen perizinan, termasuk batas luasan area usaha yang diperbolehkan.

“Setelah penghentian sementara ini, kami akan melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap aktivitas perusahaan tersebut. Jika terbukti melanggar, sanksi akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkas Ipunk.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi peringatan bagi perusahaan lain agar tidak mencoba memanfaatkan ruang laut tanpa izin resmi, karena pengawasan pemerintah akan terus diperketat demi menjaga kelestarian sumber daya kelautan Indonesia. did

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…