SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya stabilisasi harga kebutuhan bahan pokok (bapok) selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus menggencarkan operasi pasar murah digelar di 31 titik sejak 6 hingga 27 Maret mendatang.
"Kami berharap kegiatan ini bisa mengontrol kenaikan harga, sekaligus memberi alternatif belanja dengan harga lebih terjangkau untuk warga," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Minggu (09/03/2025).
Baca juga: Pantau Destinasi Wisata, Pemkab Banyuwangi Terjunkan Tim Siaga Nataru
Pemkab Banyuwangi juga menggandeng sejumlah toko modern dan distributor bahan pokok untuk ikut serta pada operasi pasar murah ini dengan harga terjangkau. Lantaran di momen bulan Ramadhan selalu terjadi lonjakan harga bahan pokok.
"Operasi pasar dibuka pukul 08.00-11.00 WIB, Kami harap warga bisa memanfaatkan momen operasi pasar karena stok bahan pokok yang dijual cukup banyak," kata Bupati Ipuk.
Baca juga: Momen Libur Nataru, Pemkab Banyuwangi Siagakan 27 Posko Kesehatan
Nantinya, setiap hari Bulog menyediakan beras SPHP sebanyak 2 ton dan beras premium 2,5 kuintal, minyak goreng 50 liter, gula pasir 1 kuintal, tepung terigu 40 kilogram.
Untuk beras medium SPHP dijual dengan harga Rp 60.000 kemasan 5 kg, gula pasir Rp 17.500 per kg, minyak goreng Rp 19.000 per liter, serta tepung terigu Rp 10.000 per kg. Dan kuotanya akan ditambah apabila masih dibutuhkan.
Baca juga: Prioritaskan Balita dan Lansia, Bupati Ipuk Terjunkan Nakes Layani Warga Terdampak Pascabanjir
Lebih lanjut, sejumlah distributor bahan pokok Banyuwangi juga menyediakan jenis bahan pangan lainnya seperti telur, tepung terigu, sarden kaleng, hingga aneka kue kering dengan harga yang juga lebih murah bagi distributor.
“Kami berharap kegiatan ini bisa mengontrol kenaikan harga, sekaligus memberi alternatif belanja dengan harga lebih terjangkau untuk warga,” ujar Ipuk. by-01/dsy
Editor : Desy Ayu