Jembatan Mojokerto-Gresik Mulai Dibangun, Bupati Gus Barra: Targetkan Rampung 20 Oktober 2025

Reporter : Dwi Agus Susanti
Bupati Mojokerto Muhammad Albaraa (Gus Barra) saat peletakan batu pertama, percepatan pembangunan rekonstruksi jembatan Talunbrak. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Setelah ditunggu lama, akhirnya Pemkab Mojokerto mulai merealisasikan pembangunan jembatan permanen di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, Jawa Timur. 

Warga pun semringah ketika mereka menyaksikan langsung pembangunan perdana, jembatan yang sudah rusak akibat diterjang banjir tahun 2021 lalu.

Baca juga: Minimalisir Banjir, Pemkab Mojokerto Tuntaskan Normalisasi 3 Waduk

Bupati Mojokerto Muhammad Albaraa (Gus Barra) bersama Wakil Bupati Mojokerto M.Rizal Octavian, yang didampingi Kepala Dinas PUPR, Rinaldi Rizal Sabirin melakukan proses peletakan  batu pertama sebagai simbol dimulainya pengerjaan konstruksi jembatan, pada Rabu (16/4/2025).

"Peletakan batu pertama rekonstruksi jembatan Talunbrak, di mana ini sudah lama yang dinantikan masyarakat," ucap Bupati Gus Barra.

Ia mengungkapkan, jembatan Talunbrak memang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Gresik.

Keberadaan jembatan ini sangat vital karena menghubungkan jalur ekonomi antara Desa Talunblandong, Dawarblandong dengan wilayah tetangga yakni, Dusun Ngampel, Desa Karangpilang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

"Alhamdulillah, pembangunan jembatan Talunbrak bisa menjadi solusi masyarakat, tidak hanya nantinya akan bermanfaat bagi warga Kabupaten Mojokerto. Tapi koneksi ini juga dirasakan warga Kabupaten Gresik," kata Bupati Mojokerto.

Menurut Gus Barra, jembatan Talunbrak dapat dilewati kendaraan roda empat dengan konstruksi rangka baja, lebar enam meter dan panjang sekitar 66 meter.

Sehingga, kendaraan yang mengangkut hasil komoditas pertanian maupun perdagangan dapat melewatinya sekaligus, mempercepat akses warga menuju pusat pendidikan maupun ekonomi di Dawarblandong.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Bendung & Saluran Irigasi Mojokerto Tuntas

Pengerjaan konstruksi jembatan yang dikomandoi Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, terus dikebut untuk percepatan pembangunan jembatan Talunbrak yang diprediksi rampung sekitar 6 bulan kedepan.

"Kita target pembangunan jembatan Talunbrak selesai pada 20 Oktober 2025 nanti," ungkap Bupati Gus Barra.

Dirinya berharap pembangunan jembatan Talunbrak, selesai tepat waktu agar bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan Talunbrak  juga bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, sebagai pendampingan proyek strategis Pemkab Mojokerto tahun anggaran 2025.

"Pembangunan jembatan Talunbrak ini bisa tepat waktu, tepat mutu, tepat volume dan seterusnya," pungkasnya.

Baca juga: 4.568 Guru TPQ Kabupaten Mojokerto Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk diketahui, anggaran rekonstruksi jembatan Talunbrak bersumber dari dana hibah pemerintah pusat yang berproses sangat lama sejak 2022, dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2024.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin menambahkan pembangunan jembatan Talunbrak masuk proyek strategis Pemkab Mojokerto bahkan telah disorong lelang melalui e-katalog, pada akhir Desember tahun lalu. 

"Ini merupakan komitmen kita dalam percepatan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. Untuk kontraknya pembangunan jembatan Talunbrak Rp 13.545.739.000," pungkasnya.

Inayah warga setempat mengaku, dirinya menyambut baik dengan dimulainya pembangunan jembatan Talunbrak karena akses utama masyarakat untuk ke ladang, pusat pendidikan dan pusat ekonomi di Dawarblandong.

"Kita sebagai warga ya senang, jembatan Talunbrak yang sudah lama rusak akhirnya dibangun. Kalau ada jembatan permanen, jadi dekat  mengantar anak sekolah tidak memutar jauh sampai melewati Kabupaten Gresik," tandasnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru