Tunjang Program Ketahanan Pangan, Pemdes Balongmacekan Bangun Pendamping Jalan Pertanian

Reporter : Juma'in Koresponden Sidoarjo
Bangunan  pendamping jalan pertanian di persawahan Dusun Macekan, Desa Balongmacekan. SP/JUM

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pembangunan dan pemerataan infrastruktur di desa menjadi komitmen Pemerintah Desa (Pemdes) Balongmacekan, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu yang menjadi fokus saat ini, yakni pembangunan infrastruktur penunjang yang berkaitan dengan program ketahanan pangan berkelanjutan.

Baca juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Pemdes Suwaluh Tanam Aneka Bibit Buah-buahan

Kepala Desa (Kades) Balongmacekan, Haji Sukisno mengatakan bahwa, pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu fokus kepemimpinannya. Di tahun 2024 yang lalu, Pemdes Balongmacekan telah merealisasikan pembangunan pendamping jalan pertanian.

”Di tahun 2024 yang lalu, kami membangun pendamping jalan pertanian  sepanjang 155 meter, yang lokasinya di Dusun Macekan," ujar Haji Sukisno, kepada Surabaya Pagi, Kamis (08/05/2025)

Menurutnya pendamping jalan pertanian sepanjang 155 meter di Dusun Macekan tersebut bersumber anggaran dari dana desa (DD) sebesar Rp 163 juta. Sedangkan pengerjaanya dilaksanakan  secara swakelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa setempat.

Baca juga: Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

“Para prinsipnya, seluruh kegiatan di desa dilakukan oleh dan bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kasun) Macekan, Sadeli menjelaskan bahwa,  sebagian besar wilayah Dusun Macekan merupakan lahan persawahan aktif yang masih sangat produktif.

Baca juga: Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Sehingga, pembangunan infrastruktur penunjang pertanian sangat diharapkan membantu serta meningkatkan perekonomian petani.

”Seluruh program pembangunan yang dilakukan pemdes peruntukan utamanya untuk memfasilitasi keperluan warga. Dengan infrastruktur yang baik, hasil pertanian juga akan lebih maksimal,” jlentrehnya. jum

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru